Indosat Beberkan Tantangan Pemulihan Jaringan di Lokasi Bencana Sumatra

Oleh: Imantoko Kurniadi
Rabu, 03 Desember 2025 | 19:03 WIB
Jaringan Indosat mulai pulih usai banjir dan longsor di Aceh–Sumatra. (Foto/doc. IOH)
Jaringan Indosat mulai pulih usai banjir dan longsor di Aceh–Sumatra. (Foto/doc. IOH)

BeritaNasional.com -  Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak cepat merespons bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Begitu bencana terjadi, perusahaan langsung fokus menjaga agar layanan telekomunikasi tetap bisa digunakan masyarakat untuk menghubungi keluarga dan mengikuti informasi penting selama masa darurat.

Respons cepat ini sekaligus menunjukkan komitmen Indosat untuk menghadirkan jaringan yang stabil, bahkan dalam kondisi paling sulit.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan pemulihan jaringan kali ini menghadapi tantangan besar. Pemadaman listrik, jalan yang terputus, hingga kerusakan jalur fiber membuat proses pemulihan tak bisa dilakukan dengan cara biasa.

“Di situasi kritis seperti ini, prioritas kami adalah mempercepat pemulihan dengan tetap mengedepankan keselamatan tim. Kami mengoperasikan genset permanen maupun portabel dengan tambahan pasokan BBM untuk mengatasi pemadaman listrik, sekaligus menyediakan satellite link pada hub-hub utama untuk memulihkan transmisi ketika jalur fiber terputus,” ujarnya.

Desmond menjelaskan, seluruh upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama banyak pihak. Indosat berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) di bawah arahan Meutya Hafid, serta bekerja bersama pemerintah pusat dan daerah, PLN, BPBD, TNI, para penyedia infrastruktur, dan masyarakat di lokasi terdampak. Kolaborasi ini mempermudah akses lapangan, mempercepat pergerakan tim teknis, dan membantu jaringan pulih lebih cepat.

Hasilnya mulai terlihat. Hingga 3 Desember 2025, pemulihan jaringan mencatat perkembangan signifikan. Layanan di banyak wilayah yang terdampak sudah kembali beroperasi sekitar 50% area Aceh, 92% Sumatra Utara, dan lebih dari 97% wilayah Sumatra Barat kini berfungsi normal.

Selain pemulihan teknis, Indosat juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak. Paket bantuan berisi makanan siap santap, air minum, selimut, alas tidur, perlengkapan kebersihan, serta kartu perdana IM3 dan Tri.

Distribusi dilakukan melalui posko resmi di Padang Pariaman dan Langkat dengan dukungan pemerintah daerah, relawan, dan komunitas lokal. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu dan bayi menjadi prioritas penerima.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: