Puan Terima Kunjungan Ketua MPR Tiongkok, Singgung Banjir-Longsor yang Landa RI

Oleh: Elvis Sendouw
Rabu, 03 Desember 2025 | 19:43 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat China, Wang Huning. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), H.E. Wang Huning di gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Pada pertemuan itu, Puan menyinggung isu strategis nasional dan global yang memerlukan kerjasama antara negara, seperti bencana banjir dan longsor yang tengah melanda Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Serta penanganan konflik geopolitik yang belum usai di sejumlah kawasan Timur Tengah. sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: