Korban Bencana Mulai Terjangkit Penyakit, DPR Minta Kemenkes Siapkan Pelayanan Kesehatan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 06 Desember 2025 | 11:50 WIB
Warga terdampak bencana mulai terjangkit penyakit  (Beritanasional/tangkapan layar)
Warga terdampak bencana mulai terjangkit penyakit (Beritanasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta Kementerian Kesehatan memantau kondisi kesehatan warga terdampak bencana banjir di Sumatera. Charles mendapatkan informasi warga yang terdampak bencana banjir mengalami penyakit diare, ISPA, dan leptospirosis.

"Yang sudah ditemukan penyakit seperti, yang banyak ya, diare, ISPA, leptospirosis, dan oleh karena itu kami meminta Kemenkes untuk memonitor terus dan mencari apa yang dibutuhkan sehingga pelayanan kesehatan tepat sasaran dan juga tetap bisa diberikan kepada yang membutuhkan," ujar Charles kepada wartawan, dikutip Sabtu (6/12/2025).

Komisi IX terus mendapatkan informasi terkini dari Kementerian Kesehatan terkait penanganan bencana dalam masalah kesehatan.

Charles mengungkap, banyak fasilitas kesehatan yang lumpuh dan tidak bisa beroperasi. Sekurangnya ada 15 rumah sakit tidak bisa beroperasi di tiga provinsi yang terdampak bsncana.

"Jumlah rumah sakit, kalau saya tidak salah ingat, sudah lebih dari 15 rumah sakit yang tidak beroperasi di tiga provinsi yang terdampak banjir. Begitu juga jumlah yang terdampak ya, baik itu pengungsi dan lain sebagainya, jumlah juga semakin banyak," ujar politikus PDIP ini.

Selain itu, obat-obatan sangat dibutuhkan warga. Charles meminta agar dipastikan warga yang sedang dalam proses pengobatan rutin mendapatkan kebutuhannya.

"Termasuk juga inventori obat-obatan yang memang dibutuhkan di lapangan. Karena kami juga ingin menjaga agar masyarakat yang saat ini misalnya menjalani pelayanan kesehatan, menjalani pengobatan secara rutin, jangan sampai karena adanya bencana mereka akhirnya tidak mendapatkan pelayanan sehingga kondisinya bisa memburuk," kata Charles.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: