Terungkap, Jenis Kayu Gelondongan yang Terbawa Banjir Bandang di Sumatera
BeritaNasional.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berhasil mengelompokan beberapa jenis kayu gelondongan yang ditemukan pascabencana banjir bandang melanda di wilayah Sumatera.
"Barang bukti kayu telah disisihkan, dispesifikasikan, dan dikategorikan oleh ahli. Jenis kayu dominan karet, ketapang, durian, dan lainnya," ujar Dittipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni saat dikonfirmasi, Selasa (9/12/2025).
Kemudian untuk jenis kayu sambung dia, pengelompokan kembali dianalisa berdasarkan beberapa kategori, seperti kayu hasil gergajian, kayu yang dicabut dengan alat berat, kayu hasil longsor hingga kayu hasil pengangkutan.
Kayu-kayu gelondongan yang telah diidentifikasi ini berasal dari tempat kejadian perkara (TKP) Daerah Aliran Sungai (DAS) di Garoga Tapanuli Selatan Sumatera Utara.
"Posko sudah didirikan 3 km dari TKP DAS Garoga. Di sekitar TKP ini, 27 sampel kayu telah diambil, police line terpasang, dan dua jembatan telah diperiksa," tukasnya.
Temuan itu merupakan tindaklanjut kerja sama antara Polri bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dalam mengusut asal muasal kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang saat melanda Sumatera.
“Kami menyambut baik dan akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selesai pertemuan di Mabes Polri Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Sigit tidak menampik kemunculan kayu gelondongan itu ikut memperparah bencana yang melanda wilayah Sumatera karena banyak rumah, jembatan, hingga korban jiwa akibat kayu yang terbawa arus tersebut.
“Adanya temuan-temuan kayu yang diduga ada kaitannya dengan pelanggaran Oleh karena itu, kita akan melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim,” ujarnya.

EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







