Intip Keunikan Suku Sasak Desa Wisata Ende Lombok Tengah

Oleh: Elvis Sendouw
Selasa, 09 Desember 2025 | 21:41 WIB
Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Inilah keunikan Desa Wisata Suku Sasak Ende di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  Masyarakat suku Sasak Ende melakukan prosesi penyambutan tamu yang berkunjung di Desa Wisata Sasak Ende, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/12/2025). Tradisi budaya yang masih bernapas di Desa Wisata Sasak Ende adalah tari peresean, atau seni adu ketangkasan antar-dua lelaki dengan elanjang dada, mengenakan ikat kepala serta kain tenun untuk bagian bawah, Supri seperti prajurit kerajaan. Di tangan kirinya ada sebuah tameng yang terbuat dari kulit kerbau atau sapi untuk melindungi diri dari serangan lawan. Selain itu juga pengunjung diperlihatkan dengan keunikan lain seperti pengepelan lantai rumah menggunakan campuran tanah liat dari kotoran sapi, penenun kain tradisional, rumah adat warga Sasak Ende yang memiliki ketinggian sekitar 3-4 meter. Berbentuk meruncing, atap rumah adat ini terbuat dari alang-alang yang dianyam. Desa wiasata Sasak Ende semakin menarik perhatian para wisatawan sebagai pilihan tujuan wisata budaya yang otentik. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: