TNI Bangun Jembatan Bailey dan Aramco Hubungkan Wilayah Terisolir di Sumatera
BeritaNasional.com - Pemulihan konektivitas antar wilayah menjadi prioritas, guna membuka akses daerah yang terisolir pascabencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Oleh sebab itu TNI telah membentuk Komandan Satuan Tugas Pembangunan Jembatan untuk membangun jembatan darurat baik menggunakan metode Aramco maupun Bailey yang telah disebar ke beberapa titik.
“Kami sampaikan bahwa per hari ini, khusus untuk jembatan Bailey telah dibangun atau didirikan sebanyak 9. Yang mana untuk provinsi Aceh itu ada 4, kemudian Sumatera Utara ada 1,” kata Wakil Pusat Penerangan TNI Brigjen Osmar Silalahi dikutip Kamis (11/12/2025).
Sementara untuk di wilayah Sumatera Barat terdapat 4 titik seperti di Sikabau, Kubang, Supayang, dan Padang Masitum yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
“Dan untuk jembatan Bailey yang lainnya per tanggal 5 dan 9 Desember, ini sudah diberangkatkan ke daerah bencana. Ada yang sudah sampai, ada yang masih dalam perjalanan,” tuturnya.
Selain itu, untuk 14 unit jembatan Aramco yang masih dalam perjalanan dengan Kapal ADRI LIII dari Tanjung Priok untuk daerah terdampak bencana di wilayah Aceh Tamiang (tiga unit), Lhokseumawe (sembilan unit), dan Sumatera Utara (dua unit).
“Jadi kalau jembatan Bailey dengan jembatan Aramco tentunya secara teknis spesifikasinya berbeda. Kita ketahui bersama jembatan Bailey ini adalah jembatan yang dimiliki TNI AD. Ini lebih diutamakan ke sungai-sungai atau daerah yang terputus yang bentangannya cukup luas,” jelasnya.
“Sementara jembatan Aramco lebih ibaratnya untuk daerah-daerah yang tidak terlalu sulit, karena pemasangannya jauh lebih cepat Jadi ini dibawa ke sana, nanti di sana tidak terlalu susah lagi untuk memasangnya, tentunya lebih cepat,” tukasnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







