Dukung Mahasiswa Korban Banjir Sumatera Dibebaskan Pembayaran UKT, Komisi X Ingatkan Agar Tepat Sasaran

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 11 Desember 2025 | 11:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa para pengungsi terdampak banjir bandang di Aceh. (Biro Setpres)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa para pengungsi terdampak banjir bandang di Aceh. (Biro Setpres)

BeritaNasional.com -  Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi mendukung langkah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membebaskan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 1–2 bagi mahasiswa terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Langkah tersebut dinilai sebagai langkah cepat pemerintah memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa yang terdampak bencana.

Namun, Hilman mengingatkan kebijakan pembebasan UKT ini harus tepat sasaran. Jangan sampai mahasiswa yang tidak berhak justru mendapat keringanan tersebut.

"Pembebasan UKT ini harus benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang terdampak bencana banjir. Jangan sampai ada yang tidak berhak justru mendapatkan fasilitas tersebut, sementara yang berhak malah terlewat," ujar Hilman, dikutip Kamis  (11/12/2025).

Kemendiktisaintek diminta melakukan proses pendataan akurat, transparan, dan menyeluruh. Hilman menilai, validasi data menjadi kunci agar bantuan tersebut tepat sasaran bagi mahasiswa yang membutuhkan.

"Kami meminta Kemendiktisaintek melakukan pendataan dengan benar dan tepat, sehingga kebijakan pembebasan UKT ini bisa benar-benar menyentuh mahasiswa yang terdampak musibah banjir," terangnya.

Sebagai mitra kerja Kemendiktisaintek, Komisi X DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi kebijakan ini. Hilman menegaskan komisitnya berkomitmen untuk memastikan seluruh kebijakan pendidikan berjalan sesuai prosedur dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

"Komisi X akan menjalankan fungsi pengawasannya. Kami ingin memastikan kebijakan ini berjalan tepat, manfaatnya dirasakan mahasiswa, dan tidak disalahgunakan," ujar politikus PKB ini.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: