Dukung Mahasiswa Korban Banjir Sumatera Dibebaskan Pembayaran UKT, Komisi X Ingatkan Agar Tepat Sasaran
BeritaNasional.com - Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi mendukung langkah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membebaskan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 1–2 bagi mahasiswa terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Langkah tersebut dinilai sebagai langkah cepat pemerintah memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa yang terdampak bencana.
Namun, Hilman mengingatkan kebijakan pembebasan UKT ini harus tepat sasaran. Jangan sampai mahasiswa yang tidak berhak justru mendapat keringanan tersebut.
"Pembebasan UKT ini harus benar-benar diberikan kepada mahasiswa yang terdampak bencana banjir. Jangan sampai ada yang tidak berhak justru mendapatkan fasilitas tersebut, sementara yang berhak malah terlewat," ujar Hilman, dikutip Kamis (11/12/2025).
Kemendiktisaintek diminta melakukan proses pendataan akurat, transparan, dan menyeluruh. Hilman menilai, validasi data menjadi kunci agar bantuan tersebut tepat sasaran bagi mahasiswa yang membutuhkan.
"Kami meminta Kemendiktisaintek melakukan pendataan dengan benar dan tepat, sehingga kebijakan pembebasan UKT ini bisa benar-benar menyentuh mahasiswa yang terdampak musibah banjir," terangnya.
Sebagai mitra kerja Kemendiktisaintek, Komisi X DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi kebijakan ini. Hilman menegaskan komisitnya berkomitmen untuk memastikan seluruh kebijakan pendidikan berjalan sesuai prosedur dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.
"Komisi X akan menjalankan fungsi pengawasannya. Kami ingin memastikan kebijakan ini berjalan tepat, manfaatnya dirasakan mahasiswa, dan tidak disalahgunakan," ujar politikus PKB ini.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







