BNPB Bantah Kabar soal Pasang Tenda Pengungsi Jelang Kedatangan Prabowo ke Aceh Tamiang

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 13 Desember 2025 | 11:26 WIB
BNPB bantah kabar soal pasang tenda pengungsi jelang kedatangan Prabowo ke Aceh Tamiang-Tenda pengungsi di Aceh. (BeritaNasional/BNPB)
BNPB bantah kabar soal pasang tenda pengungsi jelang kedatangan Prabowo ke Aceh Tamiang-Tenda pengungsi di Aceh. (BeritaNasional/BNPB)

BeritaNasional.com - Badan nasional penanggulangan Bencana (BNPB) meluruskan berita viral mengenai penanganan bencana di Aceh bahwa pemasangan tenda untuk warga pengungsi di Aceh Tamiang dipasang jelang kunjungan Presiden Prabowo Subianto. BNPB menegaskan, pemasangan tenda pada 9 Desember lantaran jalur darat ke Aceh Tamiang yang baru terbuka pada 6 Desember.

"Distribusi logistik berupa tenda baik itu tenda pleton (TP) maupun tenda keluarga (TK) telah dilakukan sejak akses jalur darat dari Kota Medan menuju Kabupaten Aceh Tamiang mulai terbuka sejak Sabtu lalu, 6 Desember 2025," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (13/12/2025).

Dalam satu minggu terakhir, kata Muhari, BNPB telah mengirimkan tidak kurang dari 30 TP dan 1.000 TK, di mana 8 TP dan 664 TK sudah tergelar sejak Rabu (9/12/2025). Tentu saja, upaya mendirikan TP dan TK tersebut juga membutuhkan waktu untuk penyiapan lokasi dan pemasangannya. Di samping itu, tim BNPB di lapangan terus mengupayakan pembangunan tenda tersebut siang dan malam (24 jam) agar warga terdampak bisa mendapatkan tempat yang lebih layak.

"Melihat fakta di lapangan, narasi yang menyebutkan pembangunan tenda dilakukan berkaitan dengan agenda kegiatan Presiden di Aceh Tamiang adalah TIDAK BENAR," tegasnya.

BNPB menegaskan, pendirian TP dan TK dilakukan dalam rangka memberikan tempat bernaung yang lebih baik bagi warga terdampak, dan terus akan dilakukan hingga menjangkau seluruh warga yang saat ini masih mengungsi terwadahi.

Dia menambahkan, BNPB tentu saja akan terus mengupayakan yang terbaik dan tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat untuk mengoptimalikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Semoga narasi judul dan sudut pandang berita di media tersebut bisa disesuaikan dengan klarifikasi pihak BNPB di atas," tandasnya. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: