Menteri Mukhtarudin Gelar Puncak Perayaan Hari Migrant Internasional

Oleh: Elvis Sendouw
Kamis, 18 Desember 2025 | 20:22 WIB
Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI) Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI)
Peringatan International Migrant Day yang digelar di Sasana Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI)

BeritaNasional.com -  Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (dua kiri), Wakil Menteri P2MI Christina Aryani (kanan), Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria (kiri) dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menekan tombol bersama dalam Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (18/12/2025). Mukhtarudin memperkenalkan delapan strategi kebijakan nasional untuk memperluas peluang kerja sekaligus meningkatkan daya saing pekerja migran Indonesia (PMI) di pasar kerja internasional. Mukhtarudin menjelaskan, delapan strategi tersebut merupakan bentuk implementasi arahan Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat sistem migrasi kerja yang aman, tertib, dan bermartabat, sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam melindungi pekerja migran Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. (BeritaNasional/Elvis Sendouw/P2MI)sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: