Arus Mudik Nataru Mulai Padat, Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 20 Desember 2025 | 00:01 WIB
Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek. (Foto/Jasa Marga)
Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek. (Foto/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kenaikan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 Hari Raya Natal 2025. Total volume lalu lintas (lalin) yang keluar dari Jabotabek pada periode Kamis, (18/12/2025) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (19/12/2025)  pukul 06.00 WIB mencapai 154.603 kendaraan, atau naik 7,7% dibandingkan lalin normal.

Kenaikan volume kendaraan tersebut tercatat melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, memaparkan bahwa mayoritas kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total 65.648 kendaraan (42,5%). Diikuti arah Barat (Merak) dengan 51.591 kendaraan (33,4%), dan arah Selatan (Puncak) dengan 37.364 kendaraan (24,2%).

Secara rinci, lalin menuju Trans Jawa dan Bandung menunjukkan kenaikan tertinggi sebesar 12,8% dari lalin normal, melalui GT Cikampek Utama (32.802 kendaraan) dan GT Kalihurip Utama (32.846 kendaraan). Menghadapi potensi puncak arus mudik, dia mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan pada waktu-waktu krusial.

"Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi waktu puncak, yaitu pada arus keluar Nataru 2025/2026 pada Sabtu, 20 Desember 2025 yang bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik favorit. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengunduh mobile app Travoy, untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam merencanakan perjalanan," ujar Rivan dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12/2025).

Jasa Marga menjamin kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group dengan fokus pada keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan. Selain memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol utama.

Selain itu, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan di jalan tol favorit untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi.

"Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, dengan menempatkan petugas dan rambu-rambu pendukung,” tambah Rivan," beber dia.

Diskon Tarif Tol 20 Persen

Dalam upaya memberikan stimulus dan mendukung pertumbuhan ekonomi, Jasa Marga mengumumkan pemberian diskon tarif tol 20% di delapan ruas strategis yang tersebar di Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Sulawesi.

Diskon tarif tol 20% di Trans Jawa dan Trans Sumatra akan berlaku selama tiga hari (22, 23, 31 Desember 2025). Sementara diskon khusus untuk Jalan Tol Manado-Bitung akan berlaku lebih panjang, yaitu 20 hari (22 Desember 2025 s.d 10 Januari 2026).

“Total ruas jalan tol yang mendapatkan diskon tarif mencapai delapan ruas tol yang tersebar di wilayah Trans Jawa, Trans Sumatra dan Sulawesi. Diskon tarif tol ini akan berlaku bagi semua golongan kendaraan untuk dua arah bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik. Stimulus diskon tarif tol ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi para pengguna jalan tol, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Rivan.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: