Operasi Lilin 2025, Polri Siaga Cegah Ancaman Terorisme Saat Nataru

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 19 Desember 2025 | 20:11 WIB
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (AstamaOps), Komjen Pol, Fadil Imran. (Foto/istimewa)
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (AstamaOps), Komjen Pol, Fadil Imran. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Polri telah menyiapkan gelaran Operasi Kepolisian “Lilin 2025” sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momen Natal 2025 serta pergantian Tahun Baru 2026 (Nataru).

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (AstamaOps), Komjen Pol, Fadil Imran mengatakan, demi memberikan rasa aman dan nyaman, Operasi Lilin juga disiapkan untuk mencegah adanya ancaman terorisme yang kapanpun bisa terjadi.

“Ancaman terorisme juga menjadi tantangan yang serius,” kata Fadil saat apel gelar pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025).

Fadil meminta kepada seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah para pelaku teroris melancarkan aksinya.

“Mencegah pelaku teror melancarkan aksinya serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah. Agar kita dapat memastikan tidak ada letupan sekecil apapun dalam pelaksanaan ibadah natal ataupun malam pergantian tahun,” jelasnya.

Tidak lupa, Fadil juga mengingatkan seluruh personel untuk menjalankan tugas sebagai bagian dari pelayanan. Dengan meningkatkan soliditas dan sinergisitas sebagai kunci utama kesuksesan penyelenggaraan sebuah operasi.

“Untuk menjamin pelaksanaan ibadah natal berlangsung dengan aman dan hikmat, pastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dan libatkan ormas keagamaan dalam kegiatan pelayanan sebagai wujud toleransi beragama,” tuturnya.

Sebagai wujud kesiap-siagaan dalam Operasi Lilin 2025 digelar selama 14 hari, mulai tanggal 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. Melibatkan 146.701 personel gabungan terdiri 77.637 personel Polri, 13.775 prajurit TNI, dan 55.289 personel dari instansi terkait lainnya. 

Seluruh personel didukung 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 pospam, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu tersebar di seluruh wilayah. Guna memberikan pelayanan pada 44.436 objek mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata maupun lokasi perayaan tahun baru.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: