Sinopsis Drama Korea I Dol I, Kisah Pengacara Jenius Bela Idol yang Dituduh Membunuh

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 24 Desember 2025 | 09:30 WIB
Sinopsis Drama Korea I Dol I. (Foto/VIU)
Sinopsis Drama Korea I Dol I. (Foto/VIU)

BeritaNasional.com - Serial televisi Korea Selatan “I Dol I” resmi tayang mulai Senin (22/12/2025) dan dapat disaksikan melalui platform Vidio, Netflix dan Viu. Drama ini ditulis oleh Kim Da-rin dan disutradarai Lee Kwang-young, mengusung genre hukum dengan latar industri hiburan, dilansir dari AsianWiki.

Sinopsis “I Dol I”

“I Dol I” mengikuti kisah Maeng Se-na, pengacara papan atas dengan rekor kemenangan 100 persen. Julukan “pengacara bagi penjahat” melekat padanya karena kerap menangani kasus-kasus yang dihindari firma hukum lain. Peran ini dimainkan oleh Choi Soo-young.

Di balik reputasinya, Se-na menyimpan rahasia besar: ia adalah penggemar setia Do Ra-Ik, anggota paling populer boy group Gold Boys, selama 11 tahun. Ketika Ra-Ik yang diperankan oleh Kim Jae-young, tiba-tiba dituduh melakukan pembunuhan, Se-na memutuskan turun tangan sebagai kuasa hukum.

Penyelidikan membawa Se-na pada fakta-fakta mengejutkan yang mengaburkan batas antara kekaguman penggemar dan realitas dunia idol. Drama ini juga menyoroti sisi gelap industri hiburan, termasuk persoalan sasaeng, serta konflik emosional yang menguji loyalitas dan kebenaran.

Daftar Pemain “I Dol I”

•    Choi Soo-young sebagai Maeng Se-na
•    Kim Jae-young sebagai Do Ra-Ik
•    Jeong Jae-kwang
•    Choi Hee-jin
•    Kim Hyun-jin
•    Kim Won-hae
•    Jeong Man-sik
•    An Woo-yeon
•    Park Jeong-woo
•    Choi Keon

Jadwal Tayang

Drama Korea “I Dol I” mulai tayang Senin, 22 Desember 2025, dan dapat ditonton secara streaming di Vidio, Netflix dan Viu. Drama ini memiliki total 12 episode yang ditayangkan setiap Senin dan Selasa.

Dengan alur penuh intrik, misteri hukum, dan potret kerasnya industri idol, “I Dol I” menawarkan cerita yang relevan bagi penikmat drama hukum maupun penggemar K-pop. Jangan lewatkan penayangannya.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: