UMP DKI 2026 Diprotes, Rano Karno Sebut Banyak Insentif untuk Buruh
BeritaNasional.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno buka suara soal sikap buruh yang menolak keputusan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026.
Seperti diketahui, UMP DKI Jakarta untuk 2026 mencapai Rp5.729.876. Angka ini naik 6,17 persen atau setara Rp333.115 dibandingkan UMP tahun 2025.
Rano mengatakan penolakan dari pihak buruh merupakan hak setiap masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Oleh karena itu, ia mempersilakan buruh yang ingin melakukan aksi demonstrasi maupun mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
“Apakah nanti kawan-kawan buruh akan demo atau protes, itu kembali kepada hak. Ada mekanismenya, bisa PTUN, itu mekanisme biasa,” kata Rano di Jakarta Timur, Minggu (28/12/2025).
Meski demikian, Rano mengajak pihak buruh untuk berdiskusi bersamanya. Sebab, Pemprov DKI memiliki berbagai insentif yang turut membantu meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
“Cuma marilah kita duduk bersama. Rp5,7 juta itu sebetulnya komponen Jakarta juga mengeluarkan subsidi untuk teman-teman buruh,” ucap Rano.
“Misalnya apa? Transportasi. Misalnya sembako murah. Nah, itu komponen untuk meningkatkan kesejahteraan. Artinya, ini realita yang terjadi, Jakarta duduk bersama, kesepakatan terjadi,” tambahnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






