Jenderal Ini Dibikin Pusing, Kapolri Targetkan Siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara Lolos Harvard

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 30 Desember 2025 | 16:34 WIB
Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar saat rilis akhir tahun (RAT) di Rupatama Mabes Polri. (Foto/Humas Polri)
Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar saat rilis akhir tahun (RAT) di Rupatama Mabes Polri. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Capaian Polri dalam melaksanakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto pada bidang pendidikan turut terimplementasi lewat pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) yang telah mulai beroperasi sejak 2025.

Sebagai wadah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, SMA KTB mulai menerapkan kurikulum internasional (IB) untuk 120 siswa angkatan pertama dari total pendaftar 11.000 orang.

“Maka, Bapak Kapolri memberikan direktif kita untuk membangun sekolah SMA KTB,” kata Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar saat rilis akhir tahun (RAT) di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Di balik pembangunan SMA KTB, Anwar ternyata mengaku sempat dibuat pusing dengan target besar dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk lulusan bisa melanjutkan kuliah di universitas internasional, salah satunya, Harvard University, Amerika Serikat.

“Kemarin Bapak Kapolri menargetkan harus ada yang di Harvard. Sehingga saya selaku ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara, alhamdulillah sampai sekarang sudah pusing,” katanya.

Namun target itu diyakini Anwar bisa tercapai, karena SMA KTB turut menerapkan pendidikan berkarakter dipadukan mind, body, and soul untuk memastikan setiap siswa tidak hanya pintar, tetapi juga fisik dan jiwanya harus sehat.

Selain beasiswa penuh, setiap siswa SMA KTB juga mendapatkan kurikulum internasional (International Baccalaureate) sebuah kurikulum SMA yang hampir setara dengan sistem perkuliahan.

“Tapi insyaallah dengan niat yang tulus, insyaallah akan tercapai (siswa SMA KTB lulus Harvard University),” terangnya.

Selain itu, Anwar mengatakan proses perekrutan SMA KTB untuk tahun 2026 telah mencapai 17.000 pendaftar dengan penerimaan hanya 180 orang. Ratusan calon siswa itu merupakan hasil seleksi ketat untuk angkatan selanjutnya 

“Perlu kami informasikan bahwa dari total pendaftar yang sekarang ini dari 17.000 lebih, itu nilai rata-rata matematikanya 87,8. Nilai rata-rata IPA-nya 88. Nilai Bahasa Inggris-nya 88. Dan nilai IQ-nya 130 ini rata-rata. Insyaallah kalau saya sekarang ikut, saya tidak akan masuk di sini barangkali. Saya harus jujur,” jelasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: