Gus Yahya hingga Nasaruddin Umar Disebut Masuk Bursa Calon Ketum PBNU

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:10 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf. (BeritaNasional/Ahda)
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf. (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkap sejumlah nama yang dikabarkan bakal bertarung dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35.

Salah satu nama yang disebut berpeluang maju adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Gus Ipul juga mengungkapkan Ketua Umum PBNU saat ini, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, kemungkinan kembali mengikuti kontestasi.

"Ya saya kira udah banyak nama-nama ya di antaranya ada Kyai Zulfa Mustofa, ada Gus Yusuf Chudlori, ada Gus Salam Shohib, ya ada juga Gus Kikin ya Ketua PWNU Jawa Timur dan ada juga Prof. Nasaruddin Umar. Itulah yang disebut-sebut termasuk tentu Gus Yahya ya, termasuk terakhir tadi Gus Yahya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Gus Ipul juga menanggapi dorongan agar Ketua Umum PBNU mendatang tidak merangkap jabatan. Menurutnya, hal tersebut sepenuhnya bergantung pada keputusan para muktamirin.

"Nah itu tergantung Muktamirin ya. Ketentuannya sudah ada, ya kemudian apakah ketentuan itu akan diubah atau diteruskan itu semua tergantung Muktamirin. Kemudian ketentuan itu akan diterapkan pada Muktamar ini atau pada Muktamar yang akan datang itu semua tentu tergantung Muktamirin," kata Gus Ipul.

"Tapi kita tahu bahwa semua aturan-aturan telah disepakati di dalam Muktamar Lampung ya pada lima tahun yang lalu. Nah ke depan seperti apa ya kita belum tahu persis tetapi Jam'iyah Nahdlatul Ulama memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk bisa memimpin NU di masa yang akan datang," jelasnya.

Sementara itu, Muktamar ke-35 PBNU telah ditetapkan akan digelar di Jombang pada 27–31 Agustus 2026.

"Ya kita panitia sedang mempersiapkan, mudah-mudahan lancar, mohon doa restunya. Yang kedua siapapun boleh maju, siapapun bisa ikut dalam pemilihan ketua umum yang akan datang. Saya kira Nahdlatul Ulama tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum di masa yang akan datang," kata Gus Ipul.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: