Gus Ipul: Banyak Tokoh Berpeluang Jadi Calon Ketum PBNU

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 08 Mei 2026 | 18:31 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (BeritaNasional/Panji)
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf menanggapi munculnya sejumlah nama yang dinilai layak maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. 

Ia menilai banyak figur memiliki rekam jejak kuat, mulai dari Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Umum PBNU saat ini Yahya Cholil Staquf, hingga Said Aqil Siradj.

“Semuanya punya peluang. Pak Nasaruddin pernah menjabat Katib Aam, Gus Yahya juga pernah menjadi Katib Aam, kiai Said juga pernah mengisi posisi yang sama. Tinggal kesediaan masing-masing,” ujar Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026).

Ia menegaskan belum ada nama resmi yang diajukan sebagai calon ketua umum. Namun ruang pencalonan tetap terbuka bagi seluruh kader, mengingat PBNU memiliki basis besar.

“Belum ada calon secara khusus. Semua diberi kesempatan mencalonkan diri,” ungkapnya.

Gus Ipul menjelaskan persiapan menuju Muktamar ke-35 berjalan intensif. Agenda besar NU itu akan digelar pada 1–5 Agustus 2026. 

Sebelum pelaksanaan muktamar, pada Juni akan digelar Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar sebagai forum pembahasan materi.

“Persiapan terus berjalan. Kita berharap wilayah dan cabang mengajukan usulan yang bisa dibahas lebih lanjut,” ujarnya.

Terkait lokasi muktamar, keputusan final belum ditetapkan. Sejumlah daerah seperti NTB, Sumatera Barat, dan Jawa Timur sudah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah, namun seluruh usulan masih dibahas untuk memilih yang paling tepat.

Sementara struktur kepanitiaan telah rampung dan diserahkan kepada Rais Aam Miftachul Akhyar serta Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf. 

Surat keputusan tinggal menunggu penerbitan. Materi muktamar akan difinalkan melalui Munas dan Konbes. 

“Hasil Munas dan Konbes akan menjadi bahan pembahasan di muktamar,” kata Gus Ipul.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: