Gus Yaqut Titip Salam untuk Gus Ipul Usai Diperiksa KPK

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 08 Mei 2026 | 11:00 WIB
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Beritanasional/Panji)
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menitipkan salam untuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang sedang berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Titipan itu dia lontarkan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Saat ditanya terkait hal yang didalami penyidik, Gus Yaqut enggan menjawab.

"Assalamualaikum, saya minta jalan," ujar Gus Yaqut di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026). 

"Salam buat Gus Ipul yah, salam yah," tambahnya.

Sebagai informasi, Gus Ipul tengah beraudiensi dengan KPK bersama jajaran lengkap kementerian, mencakup wakil menteri, sekjen, seluruh dirjen, serta para kepala biro dan direktur.

Kehadirannya itu berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos, khususnya terkait Seolah Rakyat. Menurutnya, kedatangan tersebut sebagai langkah konsultatif dan transparan.

“Silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," ujar Gus Ipul 

"Saya datang lengkap bersama Pak Wamen, Sekjen, seluruh Dirjen, serta para kepala biro dan direktur yang memiliki tanggung jawab terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Ia menegaskan tidak ada persiapan khusus karena seluruh data dan proses pengadaan akan dibuka sepenuhnya kepada lembaga antikorupsi.

 “Tidak ada persiapan secara khusus, tapi kami akan menyampaikan semua hal yang terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos. Kami minta nasihat, minta masukan, kritik, dan saran,” katanya.

Gus Ipul menyebut kementeriannya sedang memulai tahapan pengadaan tahun 2026, termasuk program strategis sekolah rakyat yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh program tersebut bebas dari praktik korupsi.

“Kita ingin program strategis Bapak Presiden, khususnya sekolah rakyat, tidak dikotori praktik korupsi. Oleh karena itu, sejak awal kami sudah menyatakan terbuka," tuturnya.

"Dan kami menyampaikan segala hal yang sudah kami lakukan kepada publik maupun lembaga pemeriksa seperti BPK atau BPKP, dan juga lembaga nonpemerintah untuk ikut mengawal pelaksanaan pengadaan barang di Kemensos,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap masukan dari KPK akan segera ditindaklanjuti.

“Nanti kita coba, nasihatnya seperti apa akan kita tindak lanjuti,” tutup Gus Ipul.


 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: