Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Israel Tewaskan 2 Orang di Lebanon Selatan
BeritaNasional.com - Dua orang dilaporkan tewas setelah sebuah serangan Israel menghantam mobil di dekat Kota Nabatieh, Lebanon Selatan, meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.
Jurnalis Heidi Pett yang melaporkan dari Tyre menyebut insiden tersebut terjadi pada Rabu waktu setempat. Selain serangan itu, aktivitas militer Israel juga dilaporkan meningkat di sejumlah titik lain di wilayah selatan Lebanon.
Selain serangan yang menewaskan dua orang di dekat Nabatieh, militer Israel juga disebut melakukan serangan lain di wilayah Nabatieh al-Fawqa. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait jumlah korban dalam insiden tersebut.
Di darat, aktivitas militer juga dilaporkan terjadi di desa Ain al-Arab, Lebanon Selatan. Warga sebelumnya sempat kembali ke rumah mereka setelah militer Lebanon membuka akses jalan ke wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.
Namun situasi kembali berubah setelah patroli militer Israel datang bersama alat berat. Mereka dilaporkan menghubungi tokoh masyarakat setempat dan memberikan ultimatum agar warga meninggalkan rumah mereka sebelum pukul 17.00 waktu setempat, atau bangunan akan dihancurkan.
Setelah batas waktu tersebut terlewati, sebagian besar warga kembali meninggalkan desa itu.
Rangkaian insiden ini terjadi di tengah pembahasan antara Washington, Lebanon, dan Israel terkait rencana pembentukan “zona percontohan”.
Dalam skema tersebut, militer Israel diharapkan menarik diri sementara tentara Lebanon mengambil alih kendali wilayah.
Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Aktivitas militer Israel masih terus berlangsung di sejumlah titik, sementara implementasi kesepakatan tersebut belum terlihat jelas.
Hingga saat ini, detail mengenai lokasi dan mekanisme zona tersebut belum diumumkan secara resmi, dan diperkirakan baru akan dijelaskan lebih lanjut dalam waktu dekat.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







