Netanyahu Tegaskan Pasukan Israel Tetap Bebas Beroperasi di Lebanon Selatan
BeritaNasional.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel tetap memiliki kebebasan penuh untuk bertindak di Lebanon selatan. Menurutnya, instruksi kepada militer tidak berubah dan tidak ada pembatasan dalam menghadapi ancaman terhadap pasukan maupun warga Israel di wilayah utara.
“Para pejuang kami di Lebanon selatan memiliki kebebasan penuh untuk bertindak guna menggagalkan setiap ancaman, baik yang bersifat langsung maupun yang sedang berkembang, terhadap mereka atau warga di Israel utara,” kata Netanyahu dalam pernyataan video.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keberadaan pasukan Israel di zona keamanan Lebanon selatan selama masih diperlukan.
“Sikap saya tetap tegas, yaitu mempertahankan keberadaan kami di zona keamanan di Lebanon selatan selama masih diperlukan,” tambah Netanyahu.
Di sisi lain, gencatan senjata di Lebanon masih bertahan dan menjadi periode tenang terpanjang dalam tiga bulan konflik antara Hizbullah dan Israel. Meski demikian, kekhawatiran akan kembali pecahnya pertempuran membuat banyak warga yang mengungsi belum berani pulang.
Seorang pejabat keamanan Lebanon yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepatuhan terhadap gencatan senjata sejak Sabtu malam berlangsung hampir sepenuhnya. Namun, ia mengklaim sebuah tank Israel sempat menembakkan peluru ke arah desa dekat Kota Tyre di Lebanon selatan, sementara granat kejut juga dilaporkan ditembakkan di dua lokasi lain pada Senin.
Pada saat yang sama, drone Israel dilaporkan masih terlihat terbang di atas Beirut.
Direktur Rumah Sakit di Nabatieh, Hassan Wazni, mengatakan situasi relatif tenang sejak Sabtu malam. Kota tersebut sebelumnya menjadi salah satu wilayah yang paling sering dibombardir selama konflik berlangsung.
“Saya memantau situasi dari hari ke hari dan sebagian besar waktu saya habiskan untuk bermalam di rumah sakit. Ini adalah periode gencatan senjata terlama yang pernah bertahan,” ujarnya kepada Reuters.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 20 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







