Pemerintah Pertahankan Harga Minyakita Rp15.700 per Liter meski Harga Sawit Dunia Naik
BeritaNasional.com - Pemerintah memastikan tetap mempertahankan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita Rp15.700 per liter meski biaya produksi meningkat akibat kenaikan harga minyak sawit dunia. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan minyak goreng murah di pasar.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menempatkan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau sebagai prioritas pemerintah.
“Pemerintah telah menyatakan komitmennya untuk mempertahankan harga eceran tertinggi atau HET Minyakita di angka Rp15.700 per liter, meskipun biaya produksi meningkat akibat meningkatnya harga minyak sawit dunia," kata Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/6/2026).
"Bagi Presiden Prabowo, yang utama adalah tersedianya minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” tambah dia.
Qodari berujar, pemerintah memahami harga kebutuhan pokok menjadi perhatian utama masyarakat, terutama kelompok rentan. Karena itu, stabilitas harga Minyakita dinilai penting untuk tetap dijaga.
“Pemerintah juga mendengar, melihat, dan memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga Minyakita,” jelas Qodari.
Selain menjaga harga, pemerintah juga memastikan distribusi Minyakita tetap diarahkan ke pasar rakyat serta memperkuat pengawasan tata niaga agar pasokan tetap tersedia.
“Selain mempertahankan harga, pemerintah juga menegaskan bahwa distribusi Minyakita berfokus pada pasar rakyat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan distribusi dan efisiensi tata niaga Minyakita,” terang Qodari.
Ia menambahkan, pemerintah ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan Minyakita sesuai ketentuan harga, tetapi juga memperoleh pasokan yang cukup dan berkelanjutan.
“Tujuannya memastikan masyarakat tidak hanya dapat membeli Minyakita dengan harga sesuai ketentuan, tetapi juga memperoleh pasokan yang kontinu di pasar. Fokus pemerintah adalah memperkuat distribusi Minyakita agar semakin mudah diakses masyarakat, khususnya melalui pasar-pasar rakyat serta memastikan distribusinya berjalan dengan lebih baik,” jelasnya.
Menurut Qodari, upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan Minyakita juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
“Bagi pemerintah, menjaga kestabilan harga dan pasokan Minyakita bukan sekadar upaya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga bagian dari penegakan kedaulatan pangan nasional,” tandas Qodari.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu





