Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Sketsa Wajah Tersangka
BeritaNasional.com - Demi efektivitas kinerja, kepolisian Jepang bersama universitas di Prefektur Aichi bersama perusahaan teknologi dan layanan IT NTT Data Group Corp telah mengembangkan sistem berbasis artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan untuk membuat gambar sketsa wajah tersangka.
Mengutip Kyodo pada Rabu (31/12/2025), sistem tersebut bertujuan menghemat waktu dan memungkinkan siapapun, termasuk mereka yang tidak memiliki kemampuan menggambar agar menghasilkan sketsa tersangka yang andal.
Sistem ini akan diuji coba pada periode April 2026 - September 2027. Namun, kepolisian di prefektur Jepang bagian tengah itu belum mengumumkan jadwal penerapan sistem tersebut secara praktis.
Pada pertengahan Desember 2025, mahasiswa Universitas Human Environments menguji purwarupa sistem tersebut di markas kepolisian di Nagoya. Dalam uji coba itu, para mahasiswa mengamati wajah seorang polisi yang berperan sebagai tersangka selama sekitar 30 detik, lalu memasukkan data seperti jenis kelamin, perkiraan usia, ukuran hidung, dan gaya rambut ke dalam sistem.
Selanjutnya, mereka memilih gambar yang paling menyerupai wajah yang telah mereka lihat dari empat sketsa komposit yang dibuat oleh sistem, kemudian melakukan penyesuaian kecil. Proses pembuatan sketsa tersebut selesai dalam waktu sekitar 10 menit.
“Memang sulit, tetapi saya bisa membuat sketsa yang mirip dengan model. Saya berharap sistem ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penangkapan tersangka,” ujar Kaho Hibino (22), mahasiswa universitas tersebut.
Sementara itu, Yoshihiro Aoyama, kepala unit siber kepolisian setempat, mengatakan, adopsi AI ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja kepolisian.
“Kami bertujuan meningkatkan efisiensi kerja kepolisian dengan mengadopsi AI,” ujar Aoyama.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







