Indonesia Teken Kontrak Pengadaan 12 Pesawat Tempur dari Italia

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 23 Juli 2026 | 14:51 WIB
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto/Ist)
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menandatangani kontrak pengadaan 12 pesawat tempur ringan multi peran dari Italia yakni Leonardo M-346 yang sebelumnya dikenal Alenia Aermacchi. 

Kerja sama alutsista baru untuk TNI Angkatan Udara (AU) dilakukan atas pengadaan alutsista berdasarkan kebutuhan operasional yang disaksikan Presiden Prabowo Subianto langsung di Jakarta pada Selasa (21/7/2026) lalu.

”Dengan mempertimbangkan kesiapan personel, keberlanjutan dukungan logistik, serta penguatan kemampuan industri pertahanan nasional,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi dikutip Kamis (23/7/2026).

Menurut Rico, pengadaan pesawat latih ini bertujuan untuk mempercepat TNI AU dalam mencetak pilot khususnya untuk pesawat tempur berteknologi modern yang saat ini sangat dibutuhkan İndonesia. 

”Terkait pengadaan pesawat latih, kebutuhan tersebut menjadi salah satu prioritas untuk mendukung percepatan pencetakan pilot TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, seiring akan hadirnya berbagai pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter berteknologi modern,” jelasnya. 

Di sisi lain, Rico menjelaskan pengadaan ini diarahkan untuk manfaat jangka panjang melalui dukungan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

”Sehingga proses transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” terang dia.

Sekedar informasi pesawat Leonardo M-346 masuk dalam kategori tempur ringan multi-peran transonik buatan perusahaan dirgantara Italia. Didukung oleh dua mesin turbofan Honeywell F124-GA-200, pesawat ini mampu mencapai kecepatan maksimum 1.090 km/jam, ketinggian hingga 13.715 meter, dan dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (AESA).


 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: