Garuda Pertiwi Pertahankan Gelar, Indonesia Hajar Laos 5-0 di Final AFF Putri 2026

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB
Timnas Putri Indonesia Juara AFF Women's Cup 2026. (Foto/PSSI)
Timnas Putri Indonesia Juara AFF Women's Cup 2026. (Foto/PSSI)

BeritaNasional.com - Timnas Putri Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah Asia Tenggara. Garuda Pertiwi sukses mempertahankan gelar juara Piala AFF Putri 2026 usai membungkam Laos dengan skor telak 5-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion UiTM, Shah Alam, Malaysia, Rabu (22/7/2026).

Keberhasilan tersebut membuat Indonesia mencatatkan prestasi back-to-back setelah sebelumnya juga keluar sebagai juara pada edisi 2024. Gelar ini sekaligus menjadi bukti perkembangan signifikan sepak bola putri Tanah Air.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas pencapaian skuad asuhan Satoru Mochizuki tersebut.

"Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Putri Indonesia atas pencapaian luar biasa ini. Keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ini buah dari kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh anggota tim sepanjang turnamen," kata Erick Thohir dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Pada laga final, Indonesia tampil dominan sejak awal pertandingan. Garuda Pertiwi sempat mencetak gol melalui Felicia de Zeeuw pada menit ke-19, namun dianulir wasit karena offside.

Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-33. Sydney Hopper sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Laos usai situasi sepak pojok untuk membawa Garuda Pertiwi unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin terlihat. Isabelle Nottet menggandakan keunggulan pada menit ke-48 lewat aksi individu yang berbuah gol.

Pesta gol Indonesia berlanjut melalui sontekan Estella Loupatty pada menit ke-55. Felicia de Zeeuw kemudian turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67 sebelum Emily Nahon menutup kemenangan Indonesia lewat gol pada menit ke-83.

Erick menilai keberhasilan mempertahankan gelar juara menjadi bukti bahwa fondasi pembinaan sepak bola putri Indonesia semakin kuat dan dapat menjadi modal untuk bersaing di level Asia.

"PSSI terus berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem sepak bola putri melalui peningkatan kualitas pemain, pengembangan pelatih, serta kesempatan bertanding di level internasional agar prestasi Garuda Pertiwi terus berlanjut," ujar Erick.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: