Misteri Kematian Sekeluarga di Warakas Jakut Masih Diusut Pihak Kepolisian
BeritaNasional.com - Serangkaian penyelidikan telah dilakukan aparat kepolisian sebagai langkah awal untuk mengungkap teka-teki kematian tiga orang satu keluarga di rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 No 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Berikut beberapa fakta menarik yang tersaji terkait serangkaian penyelidik pihak kepolisian terkait kematian tiga orang dalam satu keluarga di rumah kontrakan tersebut.
Korban Terdiri dari Seorang Ibu
Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan mulut berbus dan ruam kemerahan di tubuh.
"Mereka bertiga ditemukan di dalam sebuah rumah kontrakan dalam kondisi meninggal, dan hasil penanganan awal kami di TKP (Tempat Kejadian Perkara), itu tiga korban tersebut meninggal dalam kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso dikutip Sabtu (3/1/2026).
Selain itu, polisi juga sudah menyita beberapa barang bukti berupa botol, sprei, hingga pakaian korban untuk diperiksa lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
"Ada beberapa barang yang kita amankan untuk selanjutnya kita lakukan penelitian bersama Puslabfor," kata dia.
Kemudian, terhadap ketiga jasad korban juga telah dibawa Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan otopsi. Hal ini guna mengetahui kondisi dalam tubuh korban.
"Untuk ketiga korban ini sendiri juga saat ini sedang dilakukan pemeriksaan luar dan otopsi di Rumah Sakit Polri," terang dia.
Dengan begitu, polisi belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian dari para korban. Sebab proses penyelidikan sampai saat ini masih berlangsung
"Namun penyebabnya apa atau sebanyak apa karena apa, masih dalam pemeriksaan dari dokter forensik yang menangani," sambung dia.
Awal Ditemukan
Lebih lanjut, Polisi juga tengah memeriksa salah satu anak korban yang pertama kali mengetahui kematian dari keluarganya. Dia yang baru pulang kerja sempat panik melihat keluarganya telah tergeletak di dalam rumah.
"Keterangan awal ya, keterangan awal dari anaknya yang pulang kerja itu, buka pintu kemudian mendapati keluarganya dalam kondisi tiduran tapi mengeluarkan busa, kemudian yang bersangkutan minta tolong ke masyarakat sekitar," ucap dia.
Sedangkan, satu anggota keluarga yakni Abdullah Syauqi Jamaludin (22) yang dilaporkan selamat saat ini masih menjalani perawatan medis.
"Jadi ada saksi juga yang dari bagian dari keluarga, status mereka adalah putra dari salah satu korban juga, ya. Itu juga sedang kita lakukan pemeriksaan. Itu yang satunya masih kita dalami juga,” tuturnya.
Periksa Saksi
Sedangkan untuk saksi warga sekitar, total sudah ada empat orang yang dimintai keterangan. Mereka diperiksa guna mengetahui aktivitas dari para korban, guna menyikapi tabir Kematian sekeluarga tersebut.
"Adapun saksi-saksi ada empat orang yang berstatus sebagai tetangga daripada korban, itu saat ini juga sedang kita lakukan pemeriksaan untuk kita ambil keterangannya," ucap dia.
Dari pemeriksaan itu baru bisa disebutkan jika Siti Solihah (50) merupakan orang tua tunggal setelah ditinggal suaminya meninggal satu tahun lalu. Lalu, anak-anaknya tinggal bersama, di mana salah satunya berjualan es teh.
"Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung," ujar dia.
PERISTIWA | 13 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







