Venezuela Dibombardir AS, Maduro Nyatakan Darurat Militer

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:58 WIB
Venezuela dibombardir AS, Maduro nyatakan darurat militer. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)
Venezuela dibombardir AS, Maduro nyatakan darurat militer. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)

BeritaNasional.com - Ibu Kota Venezuela, Caracas dibombardir oleh Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/1/2026), sejak pukul 02.00 waktu setempat, berdasarkan laporan Reuters. Atas serangan itu, Venezuela mengatakan dengan tegas bahwa pihaknya menolak "agresi militer" oleh Amerika Serikat.

Tak hanya Caracas, pemerintah Venezuela melaporkan bahwa serangan juga terjadi di negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira. Serangan ini mendorong Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk menyatakan keadaan darurat nasional dan memobilisasi pasukan pertahanan.

Menurut saksi Reuters dan gambar yang beredar di media sosial, ledakan, pesawat dan asap hitam terlihat di seluruh ibu kota, dimulai sekitar pukul 02.00 (06.00 GMT). Hal ini menyebabkan pemadaman listrik di wilayah selatan kota, dekat pangkalan militer utama.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengancam akan melakukan operasi darat di Venezuela. Meski belum secara terbuka merinci tujuannya, tetapi secara pribadi, Trump telah beberapa menekan Maduro untuk meninggalkan negara itu.

Pada Senin (29/12/2025) lalu, Trump juga mengatakan bahwa akan "bijaksana" bagi Maduro untuk meninggalkan kekuasaan.

Terkait serangan ini, Pentagon menolak berkomentar dan mengarahkan pertanyaan ke Gedung Putih.

Sementara itu, Pemerintah Venezuela dalam pernyataannya mengatakan, tujuan serangan itu adalah agar Amerika Serikat dapat mengambil alih minyak dan mineral negara tersebut. Namun, ia menegaskan Amerika Serikat "tidak akan berhasil" dalam mengambil sumber daya tersebut.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: