Penjualan Global BYD Turun pada Desember, Ekspor Justru Cetak Rekor

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 04 Januari 2026 | 03:05 WIB
Logo BYD. (Foto/CarNewsChina)
Logo BYD. (Foto/CarNewsChina)

BeritaNasional.com -Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, mencatat penurunan penjualan kendaraan penumpang secara global pada Desember 2025. Sepanjang bulan tersebut, BYD menjual 414.784 unit kendaraan, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY) dan melemah 12,7 persen dibandingkan November 2025.

Dikutip dari Carnewchina, capaian ini menjadi penurunan YoY keempat secara beruntun bagi BYD. Meski demikian, kinerja penjualan di luar negeri justru menunjukkan tren positif dengan mencetak rekor tertinggi. Penjualan internasional BYD pada Desember mencapai 133.172 unit, melonjak 133 persen dibandingkan Desember tahun sebelumnya.

Dari sisi jenis kendaraan, BYD menjual 190.712 unit kendaraan listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) pada Desember. Angka tersebut turun 8,2 persen YoY dan menjadi penurunan YoY pertama penjualan BEV sepanjang 2025. Dalam lima tahun terakhir, penurunan YoY penjualan BEV BYD terbilang jarang terjadi, yakni hanya pada Februari 2024 akibat libur Tahun Baru Imlek, Juli 2024, serta Desember 2025.

Sementara itu, penjualan kendaraan hibrida plug-in (plug-in hybrid electric vehicle/PHEV) tercatat sebesar 224.072 unit pada Desember. Jumlah tersebut merosot 25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi penurunan kesembilan berturut-turut sejak April 2025.

BYD sendiri telah menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin murni sejak April 2022 dan sepenuhnya berfokus pada kendaraan listrik baterai dan hibrida plug-in.

Secara kumulatif, BYD membukukan penjualan 4.550.036 unit mobil sepanjang 2025, naik 7,1 persen dibandingkan capaian 2024 yang mencapai 4.250.370 unit. Meski masih mencatat pertumbuhan, laju peningkatan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan dua digit hingga tiga digit yang dicapai perusahaan sejak 2021.

Penjualan BEV sepanjang 2025 mencapai 2.254.714 unit atau naik 27,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, penjualan PHEV turun 7,9 persen menjadi 2.288.709 unit.

Pada 2025, kontribusi BEV terhadap total penjualan BYD meningkat signifikan menjadi 49,6 persen, sementara PHEV menyumbang 50,4 persen. Sebagai perbandingan, pada 2024 penjualan BEV hanya menyumbang 41,5 persen dari total penjualan perusahaan.

Adapun penjualan BYD di luar China melampaui 1 juta unit untuk pertama kalinya. Sepanjang 2025, BYD berhasil menjual 1.046.083 unit kendaraan di pasar internasional, melonjak 150,7 persen dibandingkan tahun 2024.

Sebagai catatan, angka tersebut hanya mencakup penjualan kendaraan penumpang. Jika digabung dengan kendaraan komersial dan bus, total penjualan BYD pada Desember mencapai 420.398 unit dan secara tahunan mencapai 4.602.436 unit. 

Sumber: Carnewschinasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: