Soal Konflik AS-Venezuela, Pemerintah RI Ambil Sikap Tidak Ikut Campur

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 06 Januari 2026 | 19:43 WIB
Presiden Prabowo dalam retret di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto/Setkab)
Presiden Prabowo dalam retret di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto/Setkab)

BeritaNasional.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak ikut campur dalam konflik yang terjadi antara Venezuela dan Amerika Serikat.

Prasetyo mengatakan, pemerintah Indonesia lebih fokus pada kondisi dan situasi di dalam negeri.

“Kita lebih baik konsentrasi di dalam negeri,” kata Prasetyo di sela-sela retret di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan, konflik tersebut merupakan urusan masing-masing negara yang terlibat.

“Sudah disampaikan oleh Pak Menlu bahwa itu menjadi urusan masing-masing negara,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas aksi yang terjadi di Venezuela.

Seperti diketahui, Amerika Serikat menangkap dan menahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya dalam sebuah operasi militer pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan bahwa tindakan tersebut berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

“Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional,” kata Sugiono melalui media sosialnya, Senin (5/1/2026).sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: