Dukung Swasembada Pangan, Polri Target Penanaman Jagung di Lahan 1,3 Juta Hektare Rampung 2026
BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri tengah berupaya menuntaskan target penanaman jagung untuk mendukung swasembada pangan sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Target itu disampaikan Sigit saat pelaksanaan panen raya di perkebunan jagung Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (8/1/2026).
“Jadi kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagaimana agar terlaksana swasembada. Khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” kata Sigit usai panen raya.
Sigit menjelaskan, rencana dukungan swasembada pangan ini akan direalisasikan dengan target penanaman bibit jagung di lahan seluas 1,3 juta hektare yang seluruhnya akan selesai selama 2026.
“Kita mendapatkan kurang lebih 1.300.000 hektare lahan. Dan saat ini sudah tertanam 586.000 hektare selama satu tahun, sehingga masih ada kurang lebih 700.000 hektare yang akan kita tanam dan mudah-mudahan bisa selesai di tahun 2026,” jelasnya.
Sementara untuk capaian 2025, lanjut Sigit, dalam empat kuartal panen raya telah berhasil menghasilkan 3,4 sampai 3,5 juta ton jagung. Artinya hasil panen jagung dari Polri menyumbang 20% dari total produksi jagung nasional 16,11 juta ton.
“Tentunya harapan kami ini bisa mendorong untuk bisa tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung yang menjadi atensi Bapak Presiden. Dan kami akan tuntaskan di tahun 2026 ini agar seluruh lahan kami bisa tertanam,” tegasnya.
“Dengan harapan selain kita memenuhi swasembada, harapan kita juga cadangan kita juga tercukupi, kebutuhan pasar baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan pulau juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” tambah Sigit.
Adapun dalam kegiatan panen raya ini selain Sigit, turut hadir juga Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya.

PERISTIWA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







