Transjakarta Minta Maaf soal Insiden Penumpang Wanita Tunanetra Jatuh ke Got

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 12 Januari 2026 | 16:33 WIB
Wanita tunanetra masuk got di depan PLN Bulungan usai turun dari Transjakarta, Minggu (11/1/2026). (BeritaNasional/Instagram Info Ciledug)
Wanita tunanetra masuk got di depan PLN Bulungan usai turun dari Transjakarta, Minggu (11/1/2026). (BeritaNasional/Instagram Info Ciledug)

BeritaNasional.com - Viral video yang memperlihatkan seorang wanita penyandang tunanetra terjatuh ke dalam selokan (got) di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan. Kejadian itu, diduga akibat kurangnya pendampingan dari petugas layanan Transcare milik Transjakarta.

Lewat unggahan akun Instagram @info_ciledug, terekam sebuah wanita berkerudung dengan jaket biru, celana hitam, tas pink lengkap dengan tongkatnya terlihat kotor di bagian pakaiannya akibat jatuh ke got.

“Seorang penyandang tunanetra terjatuh ke dalam lubang got di sekitar halte Transjakarta,” tulis keterangan dalam akun tersebut, yang dikutip Senin (12/1/2026).

Kejadian itu terjadi saat seorang wanita penyandang tunanetra turun di sekitar Halte Transjakarta PLN Bulungan pada Minggu (11/1/2026). Namun ketika turun dari armada Transcare, petugas tidak mengantarkan hingga titik aman oleh petugas.

"Padahal kata beliau, ini beliau sudah minta tolong dianterin sampai pintunya. Tapi dari petugasnya bilangnya, mohon maaf katanya tinggal lurus ngikutin aja. Tapi ternyata di daerah sini, PLN Bulungan ada got besar, jadinya beliau terjatuh," lanjut narasi perekam dalam video tersebut.

Merespons kejadian tersebut, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi turut meminta maaf kepada pelanggan. Pihaknya saat ini telah menjalin komunikasi dengan pelanggan untuk dukungan yang diperlukan.

"Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan," ujar Tjahyadi saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Tjahyadi menegaskan, pihak manajemen Transjakarta akan melakukan evaluasi dari sisi internal. Agar standar pelayanan terhadap penyandang disabilitas semakin ketat dan humanis dilakukan petugas di lapangan.

"Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya. 

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: