Hujan Guyur Jakarta 2 Ribu Warga Mengungsi
BeritaNasional.com - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta mengakibatkan 2.000 jiwa lebih dari ratusan Kartu Keluarga (KK) mengungsi. Hal ini disebabkan banjir yang merendam rumah warga akibat hujan dengan intensitas tinggi.
"Lokasi pengungsi warga Kelurahan Kamal, Jakarta Barat, ada di Masjid Al Falah dengan jumlah jiwa 700 dari 500 KK," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin (12/1/2026)
Yohan mengatakan warga Kelurahan Tegal Alur mengungsi di rumah susun (rusun) dengan jumlah sebanyak 130 jiwa dari 30 KK.
Selain warga Jakarta Barat, delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara terpaksa mengungsi di Mushalla Nurul Iman.
Sedangkan lokasi pengungsian bagi warga Jakarta Utara berada di Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushalla Al Ikhlas, Kantor RW dan SDN 05 Kebon Bawang bagi 256 jiwa yang berasal dari Kelurahan Kebon Bawang.
Sedangkan 25 warga Kelurahan Lagoa mengungsi di Masjid Al Barokah, Sekretariat RW 05. Kemudian 157 jiwa warga Kelurahan Warakas juga mengungsi di Mushola Baiturahim, Masjid Miftahulsalam dan Mushalla Al Wasilatul Iman.
Kemudian 625 jiwa warga Kelurahan Semper Barat juga mengungsi di Rusun Embrio dan 81 jiwa lainnya di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari.
Banjir di Jakarta terus meluas bahkan hingga Senin malam pukul 21.00 WIB sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan masih terendam.
Banjir di Jakarta semakin meluas dengan ketinggian air berkisar 20 sentimeter hingga 1 meter. Genangan air tertinggi berada di Pejantan Timur di Jakarta Selatan serta Kampung Melayu di Jakarta Timur.
Penyebab banjir dikarenakan hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya serta meluapnya sejumlah sungai. (Antara)
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu






