Hal Utama yang Diterapkan John Herdman untuk Timnas Indonesia: Mendengar, Mengerti, dan Beraksi

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:36 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (BeritaNasional/Satria Ismoyojati)
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (BeritaNasional/Satria Ismoyojati)

BeritaNasional.com - Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara resmi memaparkan visi dan langkah strategisnya dalam konferensi pers perdana yang digelar di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Di hadapan awak media, pelatih asal Inggris tersebut menegaskan dirinya tidak akan terburu-buru melakukan perombakan tanpa dasar yang kuat. Herdman mengusung filosofi Mendengar, Mengerti, dan Beraksi sebagai fondasi awal kepemimpinannya di skuad Garuda.

Herdman mengakui Timnas Indonesia telah menunjukkan grafik peningkatan yang positif dalam dua tahun terakhir. Namun, ia juga menyoroti adanya tembok yang membuat Indonesia kerap gagal di langkah terakhir.

"Saya akan melakukan asesmen melalui beberapa tahap. Kita harus melihat langkah baik yang sudah dilakukan dua tahun terakhir, namun realitanya, kita sudah sangat dekat tapi belum mencapai tujuan," ujar Herdman.

Untuk mendalami akar masalah tersebut, Herdman mengaku telah melakukan langkah proaktif dengan menghubungi para pemain secara personal.

"Saya sudah mengobrol dengan lebih dari 60 pemain. Saya ingin mengerti rasa kegagalan yang mereka alami. Pasti ada hal yang kurang enak, dan tugas saya adalah mengerti bagaimana caranya agar tim ini tidak mengulangi kesalahan yang sama," tegasnya.

Tiga Tahap Utama Herdman

Dalam pemaparannya, mantan pelatih Timnas Kanada ini membagi proses kerjanya ke dalam tiga pilar utama:

  1. Mendengar: Menyerap aspirasi dan pengalaman dari seluruh elemen tim dan pemain.
  2. Mengerti: Menganalisis kebutuhan mendasar tim untuk menutup celah kekurangan.
  3. Aksi: Mengimplementasikan program taktis untuk mencapai hasil maksimal.

Ujian pertama Herdman akan tersaji pada kalender internasional bulan Maret mendatang. Ia berencana menjadikan momen tersebut sebagai ajang pembuktian dari hasil evaluasi yang dilakukannya.

"Maret akan menjadi kesempatan pertama untuk melakukan aksi nyata. Tugas saya adalah mengambil sebuah program, mencari tahu apa kekurangannya, dan membawanya ke tahap kualifikasi Piala Dunia," papar Herdman.

Dengan pengalaman membawa Kanada menembus piala dunia, publik sepak bola tanah air kini menaruh harapan besar di pundak Herdman untuk membawa Indonesia terbang lebih tinggi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: