Iran Tangkap 3.000 Orang Terkait Kerusuhan dan Unjuk Rasa
BeritaNasional.com - Hingga saat ini, sebanyak 3.000 orang teroris yang terlibat dalam kerusuhan baru-baru ini di Iran telah ditahan, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, mengutip pejabat keamanan Iran.
Para tahanan mencakup para pemimpin utama kerusuhan saat unjuk rasa, individu yang terafiliasi dengan Israel, individu bersenjata, para perusuh yang merusak fasilitas umum, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan warga Iran.
Disebutkan pula bahwa situasi di Iran dalam beberapa hari terakhir relatif tenang, meskipun ada upaya-upaya untuk menyulut kembali kerusuhan.
Gelombang protes meletus sejak akhir Desember di sejumlah kota di Iran akibat depresiasi tajam mata uang rial Iran.
Otoritas Iran telah mengakui adanya demonstrasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menangani keluhan ekonomi masyarakat, sembari memperingatkan agar aksi kekerasan, vandalisme, dan kerusuhan tidak terjadi.
Aksi protes yang semula berlangsung damai berangsur-angsur berubah menjadi rusuh, sehingga menimbulkan korban jiwa serta kerusakan pada fasilitas umum, masjid, gedung pemerintah, dan bank, terutama pada 8 dan 9 Januari.
Otoritas Iran menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas situasi ini.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







