Iran Tangkap 3.000 Orang Terkait Kerusuhan dan Unjuk Rasa

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Minggu, 18 Januari 2026 | 02:00 WIB
Unjuk rasa di Iran (Foto/Tangkapan layar Youtube)
Unjuk rasa di Iran (Foto/Tangkapan layar Youtube)

BeritaNasional.com - Hingga saat ini, sebanyak 3.000 orang teroris yang terlibat dalam kerusuhan baru-baru ini di Iran telah ditahan, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, mengutip pejabat keamanan Iran.

Para tahanan mencakup para pemimpin utama kerusuhan saat unjuk rasa, individu yang terafiliasi dengan Israel, individu bersenjata, para perusuh yang merusak fasilitas umum, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan warga Iran.

Disebutkan pula bahwa situasi di Iran dalam beberapa hari terakhir relatif tenang, meskipun ada upaya-upaya untuk menyulut kembali kerusuhan.

Gelombang protes meletus sejak akhir Desember di sejumlah kota di Iran akibat depresiasi tajam mata uang rial Iran.

Otoritas Iran telah mengakui adanya demonstrasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menangani keluhan ekonomi masyarakat, sembari memperingatkan agar aksi kekerasan, vandalisme, dan kerusuhan tidak terjadi.

Aksi protes yang semula berlangsung damai berangsur-angsur berubah menjadi rusuh, sehingga menimbulkan korban jiwa serta kerusakan pada fasilitas umum, masjid, gedung pemerintah, dan bank, terutama pada 8 dan 9 Januari.

Otoritas Iran menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas situasi ini.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: