Lebih dari Sekadar Pemenuhan Gizi MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi
BeritaNasional.com - Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan memenuhi gizi anak tapi lebih dari itu program ini juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sanjaya di Banda Aceh mengatakan terus mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasok kebutuhan untuk program Makanan Bergizi (MBG) dari produk lokal, bukan dari luar daerah.
Pasokan kebutuhan MBG dari produk daerah setempat untuk mencegah uang program tersebut beredar ke daerah lain.
"Program MBG tidak hanya untuk pemenuhan gizi anak-anak penerima manfaat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu daerah," ujarnya.
Ia mencontohkan kebutuhan telur untuk program MBG di Kabupaten Pidie dengan angka Rp100 miliar per tahun. Jika telur dipasok dari luar daerah, maka uang Rp100 miliar tersebut hanya beredar di luar Kabupaten Pidie.
"Begitu juga dengan kebutuhan lainnya, jika masih dipasok dari luar daerah, tentu yang rugi daerah tersebut, karena tidak mampu menyediakan pasokan kebutuhan pokok dari daerah sendiri. Dan ini tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah tersebut," ungkapnya.
Ia kemudian menyebutkan di Aceh sebanyak 553 unit SPPG dengan pekerja mencapai 28 ribu lebih. Sementara itu penerima manfaat program MBG di Provinsi Aceh mencapai 1,7 juta jiwa..
"Apabila diasumsikan biaya MBG Rp10 ribu per orang maka pemerintah mengucurkan dana di Aceh Rp17 miliar lebih setiap hari," ucapnya, Sabtu (17/1/2026).
Jika kebutuhan program MBG dipasok dari dalam daerah seperti Aceh maka uang Rp17 miliar tersebut tidak keluar dari provinsi ujung barat Indonesia tersebut, katanya.
Oleh karena itu BGN meminta satuan tugas program MBG di setiap daerah mendorong SPPG menjaga rantai pasok kebutuhan dari daerah sendiri, bukan didatangkan dari luar daerah.
"Program MBG ini juga bertujuan untuk memberdayakan pertanian dan peternakan daerah setempat untuk memasok beras, sayuran, buah-buahan maupun daging. Tujuan untuk memberdayakan petani maupun peternak setempat dengan kehadiran program MBG," tukasnya. (Antara)
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







