Menteri Nusron Ungkap Nilai Lahan Lanud M Bunyamin Diserobot Perusahaan Gula Capai Rp14,5 Triliun
BeritaNasional.com - Kementerian ATR/BPN telah mencabut hak guna usaha (HGU) seluas 85.244,925 hektare milik Sugar Group Companies (SGC) di Tulang Bawang Lampung. Dari lahan tersebut, ditaksir memiliki nilai mencapai Rp14,5 triliun.
"Total nilainya menurut LHP BPK sekitar 14,5 triliun total nilainya," ujar Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat jumpa pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Hak guna usaha tersebut total dimiliki sejumlah perusahaan di bawah naungan PT SGC dengan salah satu perusahaan yakni milik anak usaha PT Sweet Indo Lampung.
"PT-nya ada enam, nanti daftarnya kita kasih. Tapi grupnya sama. Satu grup SGC. Saya enggak mau sebut singkatannya, pokoknya inisialnya SGC," imbuhnya.
Alasan pencabutan HGU ini, karena mereka telah menggunakan lahan yang secara resmi milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) penggunaan TNI AU terhadap pengembangan Lanud Pangeran M Bunyamin.
"Karena sebelum kita melakukan tindakan ini, kita sudah kirim surat peringatan, kita sudah kirim surat untuk melakukan pembicaraan dengan yang bersangkutan,” ujarnya.
Kendati demikian, Nusron mengaku kalau perusahaan yang HGU-nya telah dicabut saat ini melayangkan surat keberatan. Namun demikian semua keberatan itu telah diantisipasi oleh Kementerian ATR/BPN.
“Tetapi mereka memang yang bersangkutan keberatan. Jadi kita sudah antisipasi langkah selanjutnya," ujarnya.
Sebelumnya, TNI Angkatan Udara (AU) segera memanfaatkan lahan Lanud Pangeran Mohammad Bunyamin di daerah Tulang Bawang, Lampung. Setelah, Kementerian ATR/BPN mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU) terhadap perusahaan pengelola tebu penghasil gula.
“Angkatan udara menganggap tanah tersebut sebagai aset yang sangat strategis,” kata Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat jumpa pers di Kejagung Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Menurut Tonny, lahan seluas 85.244,925 hektar akan segera dimanfaatkan untuk pembangunan Komando Pendidikan dan Markas Satuan Pasgat sebagai bagian dari pengembangan validasi organisasi.
“Sehingga daerah tersebut nanti akan dibangun beberapa satuan dan dijadikan daerah latihan. Jadi setelah ini, kita akan melaksanakan latihan di daerah Lampung,” jelasnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu




