Mogok Dagang Penjual Daging, Ini Kata Pramono

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:14 WIB
Pedagang daging di Jakarta (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Pedagang daging di Jakarta (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Rencana aksi mogok berjualan para pedagang daging dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) ditanggapi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, santai. 

Pramono meyakini masih ada beberapa pedagang yang akan tetap berdagang. Meski isu tersebut kencang beredar, masih ada beberapa pedagang yang akan tetap berdagang.

“Saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan. Memang ada keinginan, tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya berjualan,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026).

Sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta meminta Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman segera mengatasi harga sapi yang mahal.

Ketua DPD APDI Jakarta Wahyu Purnama menyebut, kenaikan harga daging sapi dirasakan masyarakat menengah ke bawah, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ia juga menyebut dalam rapat dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian, pada 5 Januari lalu pihak pemerintah telah menjanjikan harga sapi timbang hidup akan stabil dalam dua pekan.

Namun, hasil rapat itu tidak kunjung direalisasikan. Di sisi lain, pedagang juga dihadapkan pada penurunan daya beli masyarakat.

“Harga sapi timbang hidup dari 'feedloter' yang terlalu tinggi, harga karkas dari RPH mengikuti naik,” ucapnya. 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: