5 Alasan Minum Boba Bisa Ganggu Kesehatan, Simak Ulasannya

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Jumat, 23 Januari 2026 | 06:02 WIB
Ilustrasi (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Minuman bubble tea atau boba telah menjadi tren minuman kekinian di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Rasanya yang manis dan teksturnya yang unik membuat minuman ini digemari banyak orang. Tetapi di balik kenikmatannya boba bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Apa Itu Boba?

Melansir laman Halooc, boba juga dikenal sebagai bubble tea atau pearl milk tea, adalah minuman asal Taiwan yang populer di seluruh dunia.

Minuman ini terdiri dari teh yang dicampur dengan susu, pemanis, dan bola-bola tapioka kenyal yang disebut boba atau mutiara.

Boba memiliki berbagai variasi rasa dan topping, menjadikannya minuman yang menarik dan digemari banyak orang.

Waspada 5 Bahaya Sering Konsumsi Minuman Boba

Kadar Gula Tinggi

Minuman boba umumnya mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.

Kenaikan Berat Badan

Kandungan kalori yang tinggi dalam boba, terutama dari gula dan susu, dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Masalah Pencernaan

Boba terbuat dari tepung tapioka yang sulit dicerna oleh sebagian orang. Konsumsi boba dalam jumlah banyak dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, sakit perut, atau konstipasi.

Kekurangan Nutrisi

Minuman boba seringkali menggantikan asupan makanan yang lebih sehat dan bergizi. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik.

Paparan Bahan Tambahan

Beberapa gerai boba mungkin menggunakan bahan tambahan makanan seperti pewarna, perasa, atau pengawet yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Kandungan Gizi Boba dan Dampaknya bagi Kesehatan

Menurut ahli gizi, kandungan utama dalam boba adalah karbohidrat dari tapioka dan gula.

Dalam satu gelas boba, kandungan gulanya bisa sangat tinggi, melebihi batas konsumsi harian yang direkomendasikan.

Selain itu, boba juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Satu gelas boba berukuran sedang bisa mengandung sekitar 300-400 kalori, tergantung pada bahan dan topping yang digunakan.

Jika dikonsumsi secara rutin tanpa diimbangi aktivitas fisik, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Tips Aman Menikmati Minuman Boba

Jika tetap ingin menikmati minuman boba, ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk mengurangi dampaknya bagi kesehatan:

Pilih Ukuran Lebih Kecil: Pesan ukuran boba yang lebih kecil untuk mengurangi asupan gula dan kalori.

Kurangi Kadar Gula: Minta pengurangan kadar gula saat memesan boba. Beberapa gerai menawarkan opsi tanpa gula atau dengan pemanis alternatif.

Pilih Topping yang Lebih Sehat: Hindari topping yang tinggi kalori dan gula, seperti krim atau saus karamel. Pilih topping yang lebih sehat seperti buah-buahan segar.

Batasi Frekuensi Konsumsi: Jangan mengonsumsi boba setiap hari. Batasi konsumsi boba hanya sesekali sebagai camilan atau treat istimewa.

Imbangi dengan Aktivitas Fisik: Setelah mengonsumsi boba, lakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori yang masuk ke tubuh.

Ahli juga mengimbau masyarakat untuk membatasi konsumsi gula harian, yaitu tidak lebih dari 50 gram atau 4 sendok makan per hari.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: