Jalan Tol Terus Banjir, Komisi V DPR Minta Pemerintah Turun Tangan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Minggu, 25 Januari 2026 | 14:15 WIB
Kemacetan panjang di Tol Tangerang-Merak imbas banjir di tol tersebut, Santu (24/1/2026). (BeritaNasional/X About Tangerang)
Kemacetan panjang di Tol Tangerang-Merak imbas banjir di tol tersebut, Santu (24/1/2026). (BeritaNasional/X About Tangerang)

BeritaNasional.com - Pemerintah pusat diminta melakukan intervensi untuk pengelolaan dan optimalisasi layanan jalan tol karena kerap dilanda banjir. Salah satu tol yang sering banjir adalah Tol Tangerang-Merak.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko, yang menyoroti banjir di Tol Tangerang–Merak KM 50 hingga Sabtu (24/1/2026) malam. Banjir tersebut mengakibatkan kemacetan panjang sampai 10 kilometer arah Merak dan mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Sudjatmiko menilai, peristiwa tersebut bukan pertama kali terjadi. Hal ini menunjukkan belum ada solusi maksimal dari pengelola tol.

"Banjir di jalan tol ini sering terjadi dan seperti tidak pernah tuntas penanganannya. Padahal jalan tol dibangun dengan embel-embel tanpa hambatan. Faktanya, justru terhambat oleh banjir," ujar Sudjatmiko, Minggu (25/1/2026).

Sudjatmiko menegaskan, pemerintah pusat harus turun tangan dan mengambil peran aktif dalam mengawasi dan mengevaluasi badan usaha jalan tol, baik BUMN maupun swasta.

"Pemerintah harus mengintervensi. Semua pengelola tol, baik plat merah maupun swasta, perlu diingatkan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan memastikan layanan tol berjalan optimal," desaknya.

Politikus PKB ini mengingatkan, jika masalah banjir di jalan tol dibiarkan maka bisa berdampak luas.

"Kalau terus-terusan tergenang banjir, yang dirugikan bukan hanya pengguna jalan tol, tetapi juga masyarakat luas. Distribusi barang terganggu, aktivitas ekonomi terhambat, dan kepercayaan publik terhadap layanan infrastruktur bisa menurun," ujarnya.

Komisi V DPR RI, lanjut Sudjatmiko, akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, perencanaan konstruksi, serta kesiapan pengelola tol dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: