Mengenang Tragedi Gempa Bumi Gujarat 2001, Luka Mendalam dalam Sejarah India

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 26 Januari 2026 | 03:00 WIB
Ilustrasi gempa (Foto/Pixabay)
Ilustrasi gempa (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Gempa bumi Gujarat 2001, yang juga dikenal sebagai Gempa Bhuj, terjadi pada 26 Januari 2001 bertepatan dengan peringatan Hari Republik India ke-52. Gempa berkekuatan hingga 7,7 magnitudo Mw itu mengguncang wilayah India bagian barat pada pukul 08.46 Waktu Standar India (IST), dengan pusat gempa berada di sekitar Kota Bhuj, Negara Bagian Gujarat.

Getaran gempa dirasakan sangat luas, mulai dari New Delhi dan Mumbai hingga Karachi di Pakistan, serta mencapai wilayah Tiongkok, Nepal, dan Bangladesh. Intensitas gempa tercatat mencapai skala Mercalli maksimum XII atau kategori ekstrem, menjadikannya salah satu gempa paling merusak dalam sejarah India modern.

Bencana tersebut menewaskan sedikitnya 20.023 orang dan melukai lebih dari 166.000 lainnya. Selain itu, sekitar 339.000 bangunan dilaporkan hancur dan lebih dari 783.000 bangunan mengalami kerusakan di kawasan Bhuj–Ahmedabad–Rajkot serta wilayah Gujarat lainnya. Infrastruktur penting seperti jalan raya dan jembatan turut mengalami kerusakan parah.

Distrik Kutch menjadi wilayah dengan dampak terparah, sementara korban jiwa juga tercatat di sejumlah kota besar, antara lain Ahmedabad, Rajkot, Jamnagar, Surendranagar, Surat, Gandhinagar, dan Vadodara. Di Pakistan selatan, gempa ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai beberapa lainnya. Guncangan juga dirasakan di hampir seluruh India utara serta sebagian besar wilayah Pakistan.

Gempa bumi Gujarat terjadi akibat pergerakan patahan dorong berarah timur–barat pada kedalaman dangkal. Tekanan tektonik dipicu oleh pergerakan lempeng Hindia yang mendorong lempeng Eurasia ke arah utara. Para ahli mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa dorongan buta karena tidak ditemukan retakan permukaan besar setelah kejadian.

Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), luas retakan gempa diperkirakan mencapai 141 kilometer dengan lebar sekitar 18 kilometer. Pergeseran maksimum tercatat hampir 9,7 meter di wilayah Desa Chobari. Kota Bhuj dan Rapar mengalami keruntuhan bangunan hampir menyeluruh, sementara Bhachau dan Anjar turut terdampak dengan ratusan desa rata dengan tanah.

Kerusakan besar juga menimpa fasilitas umum, termasuk sekolah, rumah sakit, dan bangunan bersejarah. Sebuah rumah sakit umum di Bhuj dilaporkan runtuh dan menewaskan sekitar 150 pasien di dalamnya. Di Ahmedabad, sekitar 80 gedung bertingkat roboh, menyebabkan sedikitnya 729 orang meninggal dunia.

Total kerugian ekonomi akibat gempa bumi Gujarat 2001 diperkirakan mencapai 7,5 miliar dolar Amerika Serikat. Tragedi ini hingga kini dikenang sebagai salah satu bencana alam paling mematikan dan merusak di kawasan Asia Selatan.

(Rep/Novia Amelia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: