Profil dan Jejak Karya Lucky Widja Vokalis Element
BeritaNasional.com - Industri musik Indonesia kembali berduka. Lucky Widja, vokalis karismatik band Element, tutup usia pada umur 49 tahun.
Penyanyi yang dikenal luas lewat lagu ikonik Rahasia Hati tersebut dikabarkan meninggal dunia akibat komplikasi penyakit tuberkulosis (TB) ginjal yang telah lama dideritanya.
Kepergian Lucky meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan seprofesi, tetapi juga bagi para penggemar setia Element yang dikenal dengan sebutan Parlemen.
Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Berikut kilas balik perjalanan hidup serta deretan karya Lucky Widja yang mewarnai sejarah musik pop Tanah Air.
Profil Lucky Widja
Musisi bernama lengkap Lucky Widjatmoko ini lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976.
Sebelum terjun ke dunia musik, Lucky lebih dulu dikenal sebagai model. Penampilannya yang menarik membawanya meraih gelar Top Guest Majalah Aneka pada 1996, salah satu ajang modeling bergengsi di era tersebut.
Meski karier modelingnya terbilang menjanjikan, kecintaannya pada musik membuat Lucky memilih jalur berbeda.
Pada 1997, ia bersama Didi Riyadi dan Ronny Setiawan mendirikan grup band Element. Padahal, Lucky tercatat sebagai lulusan Teknik Arsitektur Universitas Kristen Indonesia (UKI). Namun, ia mantap menekuni dunia seni yang menjadi panggilan jiwanya.
Diskografi dan Karya Lucky
Bersama Element, Lucky Widja sukses menghadirkan berbagai lagu populer yang menjadi pengiring kisah cinta generasi muda awal 2000-an.
Karakter vokalnya yang lembut dan emosional menjadi identitas kuat dalam lagu-lagu bertema melankolis milik Element. Berikut deretan album dan karya penting yang melibatkan Lucky Widja.
Masa Keemasan Bersama Element
- Hanyalah Cinta (1999) – Album perdana yang membuka jalan Element di industri musik nasional.
- Kupersembahkan Nirwana (2001) – Album yang mengangkat popularitas Element ke level band papan atas.
- Paradoks (2002) – Album monumental yang melahirkan lagu legendaris Rahasia Hati dan Maaf dari Surga.
- Dialog (2004) – Menghasilkan tembang populer Cinta Tak Bersyarat.
Perjalanan Solo dan Reuni
Pada 2005, Lucky memilih keluar dari Element untuk fokus pada karier solo. Setahun kemudian, ia merilis album solo bertajuk Untukmu Cinta (2006), serta meluncurkan single Biar Saja pada 2016.
Rasa rindu terhadap band yang membesarkan namanya membuat Lucky kembali bergabung dalam proyek Element Reunion sejak 2017, hingga akhirnya resmi menjadi personel tetap pada 2020. Salah satu karya terakhir yang dirilis sebelum wafat adalah lagu solo Mencintaimu Merelakanmu pada Mei 2024, yang dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang ayahnya.
Aktivitas di Balik Layar: Produser dan Pengusaha
Tak hanya aktif di panggung, Lucky Widja juga memiliki kiprah di balik layar industri musik. Ia sempat mendirikan label rekaman Boleh Music dan terlibat dalam proses produksi beberapa musisi pendatang baru. Selain itu, di tahun-tahun terakhir hidupnya, Lucky juga menekuni bisnis kedai kopi yang kerap menjadi ruang berkumpul komunitas kreatif.
Lucky Widja meninggalkan seorang istri, Aleima Sharuna, yang dinikahinya pada 2013, serta seorang putra bernama Alzion Vardhana Wijadiputra. Meski telah berpulang, karya dan kontribusinya akan terus dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan musik pop Indonesia. (E-3)
(Rep/Novia Amelia)
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







