Sosok Harli Siregar, Calon Kepala Badiklat Kejaksaan yang Pernah Minta Maaf Kasus Amsal Sitepu
BeritaNasional.com - Nama Harli Siregar menjadi salah satu figur yang dikenal publik dalam lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Jaksa senior asal Sumatera Utara ini telah mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Kejaksaan Tinggi, hingga Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung.
Nama Harli Siregar sempat jadi sorotan dalam kasus videografer Amsal Sitepu pada April 2026 lalu. Harli yang sempat menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) menyampaikan permintaan maaf di DPR RI terkait polemik penanganan perkara markup proyek video profil desa di Kabupaten Karo.
Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III RI pada 2 April 2026 lalu, Harli menegaskan sikap ini muncul sebagai bentuk tanggung jawab moral pimpinan di wilayah Sumatera Utara. Kini, ia menjabat sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI hingga akhirnya dicalonkan sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung RI.
Profil Harli Siregar
Dr. Harli Sirengar, S.H., M.Hum. lahir di Dolok Sinumbah, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada 12 April 1970. Harli Siregar dikenal sebagai pribadi yang tertutup terkait kehidupan keluarga.
Hingga kini, informasi mengenai istri dan anak-anaknya tidak banyak dipublikasikan kepada masyarakat. Ia lebih sering menjadi sorotan karena kiprah profesionalnya sebagai jaksa dibanding kehidupan pribadinya.
Riwayat Pendidikan Harli Siregar
Harli Siregar merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU). Ia menempuh pendidikan tinggi di kampus tersebut mulai dari jenjang sarjana hingga berhasil meraih gelar Doktor Hukum pada tahun 2022. Latar belakang akademiknya menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Perjalanan Karier Harli Siregar
Dalam perjalanan kariernya, Harli Siregar beberapa kali dipercaya menangani perkara-perkara strategis, termasuk kasus tindak pidana korupsi. Saat memimpin Kejati Papua Barat, ia mengawal penanganan sejumlah perkara korupsi besar. Ketika menjabat Kajati Sumatera Utara, ia juga mencatat berbagai capaian dalam penegakan hukum dan pemulihan kerugian negara.
Berikut daftar riwayat karier Harli Sirengar:
- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuk Pakam, Deli Serdang.
- Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
- Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.
- Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat (2023).
- Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (2024).
- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (2025)
- Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI (2026).
Dengan pengalaman yang panjang di dunia penegakan hukum, Harli Siregar menjadi salah satu jaksa senior yang memiliki rekam jejak panjang di Kejaksaan RI. Berbekal latar belakang akademik yang kuat serta pengalaman di berbagai daerah, ia terus dipercaya mengemban jabatan strategis untuk memperkuat penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Diketahui, Istana telah resmi menerima surat dari Jaksa Agung terkait usulan nama pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (14/7/2026). Terdapat lima nama yang diusulkan untuk mengisi jabatan baru di lingkungan Kejaksaan Agung. Yaitu, Asep Nana Mulyana sebagai wakil Jaksa Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jampidum, Kuntadi sebagai Jampidsus, Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, dan Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset.
Demikian rangkuman informasi tentang profil Harli Siregar, pendidikan beserta perjalanan kariernya. Semoga jabatan baru yang kelak diemban Harli dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
(Rep: Bunga)
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







