Area Gudang Pusat Amunisi Puspalad Madiun Ditutup dan 'Clear' usai Ledakan

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:20 WIB
Kadispenad, Brigjen TNI Donny Pramono dalam sesi konferensi pers. (Foto/Dispenad)
Kadispenad, Brigjen TNI Donny Pramono dalam sesi konferensi pers. (Foto/Dispenad)

BeritaNasional.com - Usai insiden ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Saradan, Madiun, Jawa Timur (Jatim), Kamis (16/7/2026) pagi tadi, TNI memastikan bahwa gudang telah ditutup dan dalam kondisi 'clear'. Sehingga hanya tim investigasi terkait saja yang dibolehkan masuk. 

"Yang jelas apabila sudah terjadi sesuatu itu ya, tempat itu sudah pasti diamankan di-clear-in semuanya, sudah ditutup. Hanya tim investigasi yang mungkin masuk dan juga tim investigasi enggak bisa sembarangan juga kan masuk," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Kamis. 

Donny menjelaskan, anggota tim investigasi pun melakukan pendalaman secara bertahap dan melalui prosedur-prosedur yang sesuai dengan pengetahuan serta keilmuan masing-masing personel. 

"Sesuai dengan apa yang dimiliki dari keilmuan untuk mengecek apa terjadinya ledakan yang saat ini apa namanya yang terjadi pada saat itu," jelasnya. 

Terkait dengan jenis amunisi yang meledak, Donny meminta kepada semua pihak untuk menunggu hasil dari tim investigasi yang masih bekerja di lapangan.

Ia pun meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai jenis amunisi atau benda yang meledak di gudang tersebut. 

"Untuk jenis amunisi dan sebagainya kita menunggu tim investigasi ya. Saya sudah menjelaskan tadi kita tidak bisa berspekulasi apa yang meledak dan jenis seperti apa. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan," ujar Donny. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: