Pemerintah China Usut Dugaan Pelanggaran 2 Jenderal Senior

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 26 Januari 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi Bendera China. (Foto/freepik)
Ilustrasi Bendera China. (Foto/freepik)

BeritaNasional.com - Pemerintah China tengah menyelidiki dua perwira tinggi militer Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC) terkait dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius. Langkah ini disebut-sebut sebagai pembersihan terbesar di tubuh militer China sejak era Mao Zedong.

Dua pejabat yang diselidiki tersebut adalah anggota Politbiro sekaligus Wakil Ketua CMC Zhang Youxia, serta anggota CMC lainnya, Liu Zhenli.

“Anggota Politbiro dan Wakil Ketua CMC Zhang Youxia serta anggota CMC dan Kepala Departemen Staf Gabungan CMC Liu Zhenli diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan China Jiang Bin dilansir dari Antara, Senin (26/1/2026).

Politbiro merupakan lembaga inti Partai Komunis China (PKC) yang berperan menetapkan arah kebijakan nasional. Badan ini beranggotakan 25 elite partai, termasuk Presiden Xi Jinping, dan menjadi lembaga pengambil keputusan tertinggi kedua setelah Komite Tetap Politbiro.

Zhang Youxia tercatat sebagai satu dari dua wakil ketua CMC yang duduk di Politbiro. Wakil ketua lainnya, He Weidong, sebelumnya telah dijatuhi hukuman dan dicabut keanggotaannya dari militer pada Oktober 2025 akibat pelanggaran disiplin partai dan kejahatan jabatan yang serius.

Dengan bergulirnya penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli, CMC yang merupakan badan militer tertinggi di China kini praktis hanya menyisakan dua figur aktif, yakni Presiden Xi Jinping sebagai ketua dan Zhang Shengmin sebagai wakil ketua kedua.

Zhang Shengmin diketahui merupakan jenderal Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sekaligus Wakil Sekretaris Komisi Pusat Inspeksi Disiplin, lembaga antikorupsi tertinggi PKC. CMC sendiri merupakan bagian dari struktur PKC yang beranggotakan para pemimpin militer paling senior dan bertanggung jawab atas PLA.

Media-media di China menilai penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli sebagai kasus tertinggi di lapisan militer dan menyebutnya sebagai aksi “pembersihan jenderal” terbesar sejak berakhirnya pemerintahan Mao Zedong.

Zhang Youxia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan Presiden Xi Jinping. Keduanya sama-sama merupakan putra tokoh revolusioner China dan pernah terlibat pertempuran di wilayah barat laut China saat perang saudara. Zhang juga memiliki pengalaman tempur langsung dalam perang perbatasan China-Vietnam pada 1979 dan kembali terlibat dalam pertempuran pada 1984.

Sementara itu, Liu Zhenli yang kini berusia 61 tahun menjabat sebagai Kepala Departemen Staf Gabungan PLA yang membawahi operasi militer, intelijen, serta pelatihan. Baik Zhang maupun Liu baru menempati posisi mereka pada 12 Maret 2023 bertepatan dengan pelaksanaan Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14.

Presiden Xi Jinping pada awal Januari lalu kembali menegaskan pentingnya pembatasan kekuasaan dalam kerangka institusional yang lebih terencana dan efektif, sekaligus melanjutkan agenda pemberantasan korupsi guna mencapai target Rencana Lima Tahun ke-15 periode 2026-2030.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: