BPBD Pastikan Seluruh Titik Banjir di DKI Jakarta Telah Surut

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 01 Februari 2026 | 09:48 WIB
Seorang anak bermain di genangan air yang membanjiri jalan sekitar Cempaka Putih, Jakarta beberapa waktu lalu. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Seorang anak bermain di genangan air yang membanjiri jalan sekitar Cempaka Putih, Jakarta beberapa waktu lalu. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan seluruh titik banjir saat ini telah surut. Khususnya di titik banjir 9 RT dan satu ruas jalan yang sempat tergenang, Minggu (1/2/2026) tadi pagi. 

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan data banjir terakhir ditemukan adanya titik tergenang pukul 06.00 WIB. Namun setelah dua jam atau pukul 08.00 WIB banjir dilaporkan telah surut.

“BPBD mencatat hingga Minggu pukul 08:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” kata Yohan dalam keteranganya, Minggu (1/2/2026).

Menurutnya, keberhasilan dalam pengelolaan banjir berkat kerjasama dan koordinasi semua pihak memastikan seluruh sarana dan prasarana berjalan lancar.

“Berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan yang telah mengerahkan personel berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” jelasnya.

“Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya,” tambah dia.

Adapun untuk titik banjir terpantau akibat meluapnya Kali Semongol menyebabkan banjir, di dua RT di Jakarta Barat. Lalu, luapan kali Kali Angke dan Kali Nagrak membuat banjir tujuh RT di Jakarta Utara.

Sedangkan untuk banjir yang sempat menggenang di ruas jalan, terdapat di Jalan Kamal Raya, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat dengan ketinggian 15 cm.

“Kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” imbuhnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: