Bicara Perang Dunia Ketiga, Prabowo: Kalau Perang Nuklir, Kita Kena

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 02 Februari 2026 | 12:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto bicara potensi Perang Dunia Ketiga melihat kondisi dunia hari ini. Menurut Prabowo, jika sampai terjadi Perang Dunia Ketiga, Indonesia pasti akan terdampak perang nuklir.

"Tapi sekarang di tingkat dunia, mengkhawatirkan terjadinya—akan terjadinya Perang Dunia Ketiga. Saudara-saudara, ada simulasi, kalau terjadi Perang Dunia Ketiga nuklir, kita yang tidak terlibat saja pasti kena," ujar Prabowo saat menyampaikan Taklimat Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Jika terjadi perang dunia, Indonesia bisa terkena dampak perang nuklir. Akan terjadi nuclear winter yang menutup matahari sampai puluhan tahun.

"Kita akan kena partikel-partikel radioaktif. Mungkin ikan-ikan kita nanti akan terkontaminasi semua. Akan terjadi nuclear winter, karena debunya akan menutup matahari. Dan menutup mataharinya tidak satu tahun, tidak dua tahun, tidak tiga tahun. Para ahli mengatakan bisa winter-nya itu puluhan tahun," ujar Prabowo.

Kepala Negara ini menegaskan, posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan non-blok. Prabowo menegaskan, Indonesia tidak akan ikut pakta militer manapun.

"Saya katakan, filosofi luar negeri saya adalah: seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Apalagi satu musuh. Itu garis kita," ujarnya.

Namun, kalau menerapkan non-blok, Prabowo menegaskan, Indonesia harus bisa berdiri di atas kaki sendiri. Indonesia harus percaya kepada kekuatannya sendiri karena jika tidak diserang tidak ada pihak yang membantu.

"Tapi kita mengerti semua, ya, kita mengerti semua. Kalau kita sungguh-sungguh mau non-blok, kalau kita sungguh-sungguh mau tidak terlibat dalam pakta, kalau kita sungguh-sungguh mau bersahabat sama semua, berarti kita sendiri. Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita, saudara-saudara," ungkap Prabowo.

"Percaya sama saya, nobody is going to help us. Karena itu dari awal Bung Karno mengatakan: kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan panglima besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman mengajarkan kepada kita: kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri," pungkasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: