Prabowo Soroti Sampah di Bali: Turis Enggan Datang karena Kotor!

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 02 Februari 2026 | 13:48 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan sampah di Bali dan memberikan dampak menurunnya jumlah turis untuk berwisata ke wilayah tersebut.

Prabowo bercerita ketika dirinya mendapatkan keluhan dari tokoh-tokoh asal Korea mengenai kebersihan di wilayah Bali. Menurutnya, jenderal tersebut Bali tidak seindah waktu dulu.

"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri-menteri, jenderal, kadang ya dia enggak pakai basa-basi bicara apa adanya," kata Prabowo saat menyampaikan Taklimat Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

"Dia bilang, i just came from bali, so dirty now, bali not nice," timpal Prabowo.

Lantas, Kepala Negara berbicara mengenai minat dari wisatawan yang enggan datang ke Bali jika pantainya dalam kondisi kotor. Padahal, menurutnya pariwisata sangat memberikan dampak besar bagi lapangan pekerjaan.

"Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor," beber Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo mengajak pemerintah daerah mengatasi masalah tersebut bersama-sama. Ia kemudian menunjukkan kondisi sampah di pantai yang ada di Bali pada Desember 2025.

"Sebetulnya saya sudah memenuhi syarat sbg lansia jadi pakai kacamata gapapa ya. Nah ini, maaf ya gubernur bupati dari Bali ini real lho Bali Desember 2025. Ini pantai bali bagaimana turis mau datang kesitu?," tutur dia.

Presiden menegaskan perlunya langkah konkret dan gotong royong dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya di kawasan pantai. Ia menilai persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan apabila semua pihak bergerak bersama.

Prabowo bahkan mendorong pelibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat, untuk turun langsung membersihkan pantai. Menurutnya, kegiatan bersih-bersih dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan masyarakat, termasuk pelajar.

“Apa susahnya sih Sabtu-Jumat semua anak sekolah kumpul di pantai ini, ayo kita bersihkan ramai-ramai. Apa salahnya kalau bupati, gubernur tidak bisa, saya perintah dandim, saya perintahkah kau tiap hari, kepolisian,” ujar Prabowo.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: