Jelang Laga Lawan Malut United, Persib Tegaskan Larangan Suporter Tamu di GBLA

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 03 Februari 2026 | 20:30 WIB
Persib Bandung bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Foto/persib.co.id)
Persib Bandung bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (Foto/persib.co.id)

BeritaNasional.com - Menjelang laga pekan ke-20 Liga 1 musim 2025/2026, Persib Bandung mengeluarkan imbauan tegas. 

Pertandingan yang akan mempertemukan sang Pangeran Biru dengan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (6/2/2026) dipastikan tetap memberlakukan aturan tanpa suporter tamu.

Langkah ini diambil manajemen Persib sebagai komitmen untuk mematuhi regulasi kompetisi musim ini. Berdasarkan Pasal 5 Ayat 7 Regulasi Liga 1 serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI, suporter tim tamu masih dilarang hadir secara langsung di stadion.

Head of Communications Persib, Adhi Pratama, meminta semua pihak, termasuk suporter Malut United, untuk menghormati regulasi yang berlaku demi menjaga suasana pertandingan yang aman dan kondusif.

"Kami mengimbau suporter Malut United untuk memberikan dukungan dari rumah saja. Sesuai aturan, suporter tamu belum diizinkan hadir di stadion. Mari kita patuhi ini demi kepentingan bersama dan iklim sepak bola yang sehat," ujar Adhi yang dikutip dari laman resmi klub pada Selasa (3/2/2026).

Panitia Pelaksana (Panpel) juga memastikan tidak ada jatah tiket bagi tim tamu. Pengawasan di area GBLA, terutama di pintu masuk, akan diperketat. Petugas akan memantau dengan jeli dan menindak siapa pun yang menggunakan atribut tim lawan.

Selain larangan bagi tim tamu, Persib juga memberikan peringatan keras kepada Bobotoh terkait maraknya penipuan tiket. Manajemen menegaskan bahwa tiket hanya dijual melalui kanal resmi untuk menjamin keamanan transaksi. 

Kanal resmi pembelian tiket hanya melalui PERSIB Apps dan mitra resmi Bale BTN.

"Beli hanya di aplikasi resmi. Kami ingin Bobotoh merasa aman dan terhindar dari kerugian akibat oknum yang tidak bertanggung jawab," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: