Xiaomi Siapkan Terobosan Baru di Fotografi Mobile Lewat Kamera Modular
BeritaNasional.com - Pada ajang MWC tahun lalu, Xiaomi sempat memamerkan sebuah perangkat eksperimental yang cukup mencuri perhatian: Xiaomi Modular Optical System.
Saat itu, Xiaomi menyebutnya masih sebatas proyek riset sehingga kelanjutan pengembangannya belum jelas. Kini, kabar terbaru dari Digital Chat Station menyebutkan bahwa perangkat tersebut sudah masuk tahap produksi massal dan direncanakan meluncur ke pasar pada awal tahun ini, meski tanggal pastinya belum diumumkan.
Bagi yang belum familiar, sistem ini berupa modul kamera yang bisa dilepas-pasang. Xiaomi membekalinya sensor micro four-thirds 100MP dengan lensa 35mm yang memiliki bukaan variabel dari f/1.4 hingga f/11, lengkap dengan ring fokus manual. Sensor tersebut juga mendukung zoom 2x native melalui teknologi pixel binning.
Hal yang membuat modul ini berbeda dari konsep kamera eksternal sebelumnya—seperti kamera bergaya lensa dari Sony—adalah teknologi koneksi berkecepatan tinggi bernama LaserLink. Dengan latensi rendah dan kecepatan transfer data hingga 10Gbps, modul kamera ini dapat langsung memanfaatkan ISP (Image Signal Processor) milik smartphone untuk pemrosesan gambar.
Saat pertama kali diperlihatkan, modul kamera micro four-thirds ini dipasangkan pada Xiaomi 15 versi kustom. Namun, perangkat tersebut kini sudah bukan fokus utama. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa flagship terbaru, Xiaomi Mix 5, kemungkinan akan menjadi ponsel pertama yang mendukung koneksi LaserLink secara penuh.
Di sisi lain, ada keterbatasan yang cukup signifikan. Modul kamera ini hanya bisa digunakan pada ponsel yang tidak hanya memiliki magnet bergaya Qi2 di bagian belakang, tetapi juga dukungan koneksi data khusus untuk LaserLink. Artinya, kompatibilitasnya akan sangat terbatas pada model tertentu saja.
Kabar baiknya, modul ini dirancang dengan konsep minimalis. Tidak ada baterai internal maupun hardware pemrosesan tambahan karena seluruh daya dan pemrosesan diambil langsung dari ponsel. Meski begitu, prototipe yang sempat diuji memiliki bobot sekitar 100 gram, yang terasa agak canggung saat dipasang di bodi Xiaomi 15 yang relatif kecil.
Pengalaman ini diperkirakan akan lebih nyaman pada perangkat seri Mix yang berukuran lebih besar. Perlu dicatat juga, modul kamera akan otomatis mati saat tidak digunakan dan membutuhkan beberapa detik untuk aktif kembali.
CEO Xiaomi, Lei Jun, bahkan sempat mendemonstrasikan langsung penggunaan modul kamera micro four-thirds ini, menegaskan keseriusan Xiaomi dalam menghadirkan konsep fotografi modular ke ekosistem smartphone mereka.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







