5 Rekomendasi Smartwatch dengan Baterai Tahan Lama di Juli 2026

Oleh: Kiswondari
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:29 WIB
Rekomendasi smartwatch baterai tahan lama Juli 2026. (BeritaNasional/Xiaomi/Oneplus/Huawei/Apple/Samsung-Kolase)
Rekomendasi smartwatch baterai tahan lama Juli 2026. (BeritaNasional/Xiaomi/Oneplus/Huawei/Apple/Samsung-Kolase)

BeritaNasional.com - Di tahun 2026 ini, ada banyak pilihan jam tangan pintar atau smartwatch yang bisa menjadi pilihan. Namun, tidak banyak smartwatch dengan fitur lengkap dengan baterai yang mampu membuatnya bertahan selama berhari-hari. Berikut adalah rekomendasi smartwatch dengan baterai tahan lama dalam lini produk terbaru di Juli 2026 ini, yang dilansir dari Gizmochina, Kamis (16/7/2026).

Rekomendasi Smartwatch Baterai Tahan Lama

1. Xiaomi Watch 5
Xiaomi Watch 5 merupakan smartwatch yang menjalankan Wear OS 6, sebuah sistem operasi yang biasanya menguras baterai dengan cepat karena integrasi aplikasi yang berat dan sinkronisasi latar belakang. Namun, smartwatch ini mampu memberikan daya tahan baterai hingga enam hari dalam mode pintar standar, dan bahkan hingga 18 hari jika beralih ke mode hemat daya.

Xiaomi Watch 5 ini menggunakan baterai silikon-karbon 930mAh, teknologi baterai yang lebih baru yang memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi tanpa meningkatkan ukuran fisik atau berat jam tangan. Perangkat ini juga menggunakan konfigurasi dual-chip, yang menggabungkan prosesor Snapdragon utama dengan co-prosesor hemat daya. Co-prosesor menangani tugas-tugas dasar di latar belakang seperti penghitungan langkah dan notifikasi, yang mencegah chip utama aktif secara tidak perlu dan menguras daya.

2. Huawei Watch GT Runner 2
Huawei Watch FT Runner 2 adalah smartwatch yang paling efisien bagi pengguna yang ingin melacak aktivitas olahraga dan tidak memerlukan akses ke aplikasi pihak ketiga. Smartwatch ini menggunakan sistem operasi HarmonyOS milik sendiri, bukan platform yang boros sumber daya seperti Wear OS, dan memberikan daya tahan baterai hingga 14 hari dengan penggunaan ringan, atau sekitar tujuh hari dalam kondisi penggunaan sehari-hari yang umum.

Bagi pelari dan pendaki, spesifikasi yang paling relevan adalah kemampuan pelacakan GPS berkelanjutan. Jam tangan ini dapat merekam hingga 32 jam pelacakan GPS dual-band berkelanjutan dengan sekali pengisian daya, sehingga berguna untuk maraton, ultramaraton, atau perjalanan pendakian multi-hari.

Selain itu, jam tangan ini juga memiliki bobot ringan hanya 34,5 gram dan tali jam yang memungkinkan sirkulasi udara, dengan fokus sepenuhnya pada kenyamanan dan metrik kebugaran yang detail, bukan pada ekosistem aplikasi jam tangan pintar.

3. Apple Watch Ultra 3
Apple Watch Ultra 3 adalah smartwatch yang pas bagi pengguna iPhone yang ingin tetap berada dalam ekosistem Apple, smartwatch ini menawarkan hingga 42 jam penggunaan normal dengan sekali pengisian daya. Jika pengguna perlu memperpanjang daya, tinggal mengaktifkan Mode Hemat Daya yang akan memberi daya tahan baterai hingga 72 jam dengan membatasi pengukuran detak jantung di latar belakang dan menunda beberapa notifikasi.

Meskipun daya tahannya tidak selama jam tangan khusus olahraga, chip S10 dan optimasi watchOS 26 membuatnya cukup efisien untuk mencegah kebutuhan pengisian daya harian, bahkan dengan layar selalu aktif dan konektivitas seluler aktif.

Dan saat daya baterai hampir habis, kemampuan pengisian cepat sangat berguna. Untuk pengisian daya selama 15 menit, bisa memberikan sekitar 12 jam penggunaan standar, yang membuatnya relatif mudah untuk menjaga daya jam tangan tetap penuh saat Anda mandi atau bersiap-siap untuk beraktivitas.

4. OnePlus Watch 4
OnePlus Watch 4 juga menggunakan Wear OS 6, serta menawarkan daya tahan baterai sekitar lima hari dalam mode pintar standarnya. Jika digunakan secara intensif, yang berarti sering melacak GPS untuk lari di luar ruangan, memantau detak jantung terus menerus, dan memutar musik secara offline, daya tahan baterai smartwatch ini bisa bertahan sekitar tiga hari.

Namun, jika pengguna perlu memperpanjang masa pakai baterai, jam tangan ini menyertakan mode hemat daya khusus. Dengan menonaktifkan prosesor utama dan fungsi Wear OS sepenuhnya, jam tangan ini mengandalkan co-prosesor berdaya rendah untuk menangani pencatatan waktu dasar, pelacakan langkah, dan notifikasi penting, yang dapat memperpanjang masa pakai baterai hingga 16 hari.

OnePlus Watch 4 ini dilengkapi dengan baterai 646mAh yang mendukung pengisian daya cepat, memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat sepenuhnya dari nol hingga 100% dalam waktu sekitar 75 menit. Smartwatch ini juga dibuat dengan casing paduan titanium dan layar OLED LTPO yang cerah. Teknologi LTPO sangat membantu dalam penghematan baterai, karena memungkinkan kecepatan penyegaran layar menurun secara signifikan saat pengguna tidak aktif berinteraksi dengannya.

5. Samsung Galaxy Watch Ultra
Samsung Galaxy Watch Ultra adalah pilihan paling tepat bagi yang membutuhkan smartwatch dengan daya tahan sangat lama, karena menawarkan daya tahan baterai hingga 100 jam dalam mode Hemat Daya, atau 48 jam dalam mode Hemat Daya Saat Berolahraga, dengan memanfaatkan baterai 590mAh. Jam tangan ini menjalankan Wear OS 6 yang dilapisi dengan antarmuka One UI 8 Watch milik Samsung, memberikan integrasi mendalam dengan ponsel pintar Android.

Bagi pengguna perangkat Samsung, jam tangan ini bekerja bersamaan dengan Galaxy Ring. Jika pengguna mengenakan keduanya, beban kerja pelacakan kesehatan akan terbagi. Cincin tersebut dapat menangani tugas latar belakang seperti memantau tidur dan detak jantung secara terus menerus, yang memungkinkan jam tangan mematikan sensor-sensor tertentu untuk menghemat baterai hingga 30 persen. 

Apalagi, Samsung juga diperkirakan akan merilis Galaxy Watch Ultra 2 generasi berikutnya pada akhir bulan ini. Menurut bocoran perangkat keras terbaru, model yang akan datang ini akan dilengkapi dengan kapasitas baterai yang lebih besar, yang dapat semakin meningkatkan daya tahan keseluruhannya dan mengurangi frekuensi pengisian daya yang dibutuhkan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: