Prabowo Ungkap Pembentukan Lembaga Pengelolaan Dana Umat: Minimal Rp500 T Per Tahun

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara doa bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara doa bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (BeritaNasional/YouTube BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan membentuk Lembaga Pengelolaan Dana Umat. Lembaga tersebut diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag).

"Kalau tidak salah nanti akan dibentuk Lembaga Pengelolaan Dana Umat," ujar Prabowo saat menyampaikan pidato dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Prabowo mendapatkan laporan bahwa lembaga tersebut akan mengelola seluruh dana keumatan yang jumlahnya mencapai Rp500 triliun per tahun.

"Saya diberi laporan oleh Menteri Agama kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal Rp500 triliun satu tahun," ujarnya.

Lembaga tersebut dibentuk Kemenag untuk memperkuat dan mengintegrasikan pengelolaan dana umat. Lembaga ini melibatkan Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Penyelenggaran Jaminan Produk Halal (BPJPH), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan instansi terkait.

Selain itu, Prabowo akan membangun gedung kantor untuk lembaga dan ormas Islam, termasuk MUI. Letaknya di kawasan Bundaran HI. Pemerintah menyiapkan lahan seluas 4.000 untuk membangun gedung 40 lantai.

"Ini permintaan Imam Besar Istiqlal Prof. Nasaruddin kepada saya berapa bulan yang lalu. Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan: 'Pak, kantor MUI sekarang enggak jelas di mana.' Saya pun maaf, tidak tahu persis di mana kantor MUI," ungkapnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: