Survei Indikator 2026: Mayoritas Pemilih Cukup Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 08 Februari 2026 | 16:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama eks Wamenlu Dino Patti Djalal (dua dari kanan). (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama eks Wamenlu Dino Patti Djalal (dua dari kanan). (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com -  Lembaga survei Indikator Politik Indonesia kembali merilis survei kepuasan masyarakat atas kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa sebanyak 13 persen masyarakat mengaku sangat puas terhadap kinerja Prabowo.

"Tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen," kata Burhan dalam pemaparan survei bertajuk Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga terhadap Lembaga-lembaga Negara, Minggu (8/2/2026).

Menurut Burhan, jumlah tersebut belum memadai dibandingkan dengan jumlah pemilih Prabowo pada 2024 silam.

"Artinya, yang betul-betul sangat puas masih belum memadai," ujar Burhan.

"Masih belum cukup kuat, terutama dari basis pemilih yang mengatakan cukup puas," tambah dia.

Secara demografi, pemilih yang cukup puas didominasi oleh perempuan sebesar 81,9 persen. Meski demikian, pemilih laki-laki juga besar, yakni 77,9 persen.

"Dari sisi gender sedikit lebih kuat dari kalangan perempuan, tetapi basis pemilih laki-laki yang puas juga cukup besar, 77,9 persen," rinci Burhan.

Sementara itu, jika dilihat dari generasi, Gen-Z menjadi pemilih terbanyak yang merasa puas dengan kerja Presiden, yakni 86,3 persen.

Lalu, generasi milenial 79,9 persen, Gen-X 75 persen, dan baby boomers sebesar 78,8 persen.

"Kalau dari sisi generasi, itu tidak berubah dari profil pendukung Pak Prabowo di 2024 kemarin yaitu Gen-Z. Jadi meskipun dari kelompok yang lebih tua, basis pemilih yang puas juga cukup besar," tandasnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan dengan wawancara langsung pada 15-21 Januari 2026. Adapun responden berjumlah 1.220 orang yang sudah berusia minimal 17 tahun dari seluruh wilayah Indonesia.

Penarikan sampel dilaksanakan dengan metode multistage random sampling. Survei memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: